Satpol PP Tebing Tinggi Gelar Patroli Operasi Penertiban dan Pengendalian PSK

TEBING TINGGI I bongkarnews.com-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi menggelar patroli Ketentraman dan Ketertiban Umum (trantibum) dalam

Operasi Penertiban dan Pengendalian Pekerja Seks Komersial (PSK) DI wilayah hukum Pemko Tebing Tinggi, Senin (23/01/2023) malam pukul 20.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Kepada bongkarnews.com, Selasa (23/01/2023), Kepala Satpol PP Tebing Tinggi, Drs Yustin Bernat Hutapea mengungkapkan, sebelum bergerak melakukan patroli, personil gabungan Satpol PP Kota Tebing Tinggi yang terdiri dari 2 (dua) tim terlebih dahulu melakukan persiapan di Aula Kantor Satpol PP Kota Tebing Tinggi.

Sekitar pukul 20:30 WIB, personil gabungan bergerak menuju hotel & rumah kos-kosan. .

“Untuk team I bergerak ke Hotel Srikandi, Hotel Barokah, Hotel Star, Hotel Rembulan, Penginapan 99 dan Hotel Ariko. Sedangkan team II bergerak menuju ke Hotel Ray In, Hotel Coin, Hotel Amanda, Penginapan Bahagia, Penginapan Deli, Hotel Malibo, Hotel Syariah dan Hotel Mora,” sebutnya

Lanjut Kasat Pol PP, dari hasil operasi kedua team gabungan ditemukan pasangan yang bukan pasangan suami istri sebanyak 5 (lima) pasangan.

Pasangan yang berhasil diamankan tersebut, antara lain, pertama, Ary Saragih (18) warga Jalan Ketumbar Kota Tebing Tinggi dan Keysa Aprilia (18) warga Paya Kapar Jalan Pramuka Kecamatan Bajenis. Kedua,:Wahyu Suryadi Pakpahan (27) warga Lumban Bosi Tapanuli Utara dengan Mery Angely Pricillias (23) warga Jalan M Nawi Kota Medan.

Sementara pasangan ketiga bernama Doni Lumban Tobing (39) warga Jalan Lancang Kuning Kabupaten Bengkalis dengan Dumariya hutajulu (47) warga Jalan Dahlian Kabupaten Siak Provinsi Riau. Pasangan keempat, Eko Wahono (41) warga Jalan Lintas Gang Amal dengan Masitah Almakawi (39) warga Dusun Mekar Indah Kabupaten Rokan Hulu dan pasangan yang kelima bernama Irvan Andira Rumapea (26) warga Panji Sibura Bura Kabupaten Dairi dengan Suryana (20) warga :Silau Dunia Kabupaten Simalungun

“Kegiatan operasi ini berakhir pukul 23.22 WIB, dengan membawa kelima pasangan ke Kantor Satpol PP Tebing Tinggi untuk diminta keterangan dan membuat surat pernyataan,” tandasnya.

Dijelaskan Yustin Bernat Hutapea, tujuan operasi ini untuk mengawasi hotel dan rumah kost yang diduga digunakan sebagai tempat asusila serta mencegah angka pelanggaran dan peningkatan terhadap asusila.

“Kepada pemilik atau managemen hotel dan rumah kost, agar benar-benar mengawasi para tamu dan warga yang kost atau menginap. Agar Kota Tebing Tinggi bisa menjadi kota yang aman dan tertib ditengah kehidupan bermasyarakat,” tegas Kasat Pol PP Tebing Tinggi. (Rst)

Pos terkait