Puluhan Mahasiswa Jemput Jawaban Bupati Terkait Pencopotan Kadinsos Bireuen

  • Whatsapp

Bireuen – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bireuen (AMB) menemui Bupati  BIreuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, M.SI  untuk menjemput jawabannya, terkait masalah Bantuan Sosial UEP tahun 2020 di ruang kerjanya, Selasa (7/8)

Kedatangan puluhan Mahasiswa yang tergabung dari berbagai Kampus itu, untuk menjemput jawaban Bupati terkait beberapa tuntutan pada aksi yang digelar beberapa waktu lalu, salah satunya,  menuntut Pencopotan Kadis Sosial kabupaten Bireuen dari  jabatannya, parkiran, maupun sejumlah permasalahan lainnya.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Koordinator AMB, Aziz Alkhuzzar meminta jawaban bupati dasar apa Kadis Sosial Bireuen masih dipertahankan, padahal jelas-jelas melakukan korupsi Bansos UEP 2020.”Kedatangan kami untuk meminta jawaban Bapak Bupati terkait sejumlah tuntutan mahasiswa saat melakukan aksi beberpa waktu lalu, salah satunya kepanapa, masih dipertahankan jabatan Kadis Sosial,” papar  Aziz Al Khuzzar.

Sementara itu Bupati Muzakkar di hadapan mahasiswa mengatakan, sebagai atasan dari Kadis Sosial , dirinya sudah meminta agar segera dilakukan audit terkait Bansos UEP itu. Sanksi kepadanya, masih menunggu turunnya rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).”Biasanya rekomendasi dari KASN akan turun selama 10 hari, bisa jadi  kurang dari 10 hari, itu kita dilakukan agar tidak terjadi polemik terus-menerus di masyarakat,” ungkap Bupati Bireuen seraya mengatakan permasalahan laiinya akan mempelajari terlebih dahulu.

 

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen,  Efendi mengatakan akan terus mengawal komitmen Bupati untuk memberikan sanksi kepada Kadis Sosial setelah adanya rekomendasi dari ASN dan seluruh tuntutan AMB beberapa waktu lalu.

 

Pihaknya mengaku akan akan terus mengawal proses ini dan terus meminta pertanggungjawaban Bupati Bireuen, agar masalah ini tidak hilang dengan begitu saja. Bupati sebagai pemimpin di Bireuen harus komit dengan kata-katanya, apalagi dihadapan publik,” urai Efendi

Dikatakan, dengan  masa jabatan yang tinggal sedikit lagi, Ketua HMI Bireuen, hendaknya bisa maksimal bekerja untuk masyarakat Bireuen.”Jangan, selama bepemimpinannya mendapat cap buruk oleh masyarakat, karena banyaknya kasus dan persoalan yang belum dituntasakan,”pungkas Efendi. (Maimun Mirdaz)

Pos terkait