Intensitas Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah Warga di Bantaran Sungai Padang Kota Tebing Tinggi Terendam Banjir

  • Whatsapp

Tebing Tinggi I bongkarnews.com-Tingginya intensitas hujan di hulu mengakibatkan ratusan rumah warga yang berada di bantaran Sungai Padang di kota Tebing Tinggi ikut terendam banjir, Rabu (1/9/2021) pagi, sekitar pukul 04.00 WIB.

Ratusan rumah warga yang terendam banjir tersebar di sejumlah kelurahan, tepatnya di sepanjang aliran sungai Padang kota Tebingtinggi. Namun banjir yang terparah terdapat di Kelurahan Bandar Utama, Kelurahan Badak Bejuang dan Kelurahan Sri Padang. Sedikitnya ada sekitar 300-400 rumah warga yang terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 50-80 cm.

Bacaan Lainnya

Kepada bongkarnews.com, Agus (45) warga kelurahan Bandar Utama, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi yang rumahnya ikut terendam banjir mengungkapkan, banjir mulai menggenangi pemukiman rumah warga sekitar pukul 02:00 WIB.

Meski rumah kami terndam banjir, untuk sementara kami memilih tetap tinggal di rumah karena banjir bukan hanya kali ini saja terjadi.

“Apabila curah hujan tinggi dari hulu, intensitas air di Sungai Padang kerap naik dan langsung menggenangi pemukiman rumah warga. Banjir seperti ini, sudah menjadi langganan bagi warga yang tinggal di bantaran Sungai Padang ini,” kesal Agus.

Lanjut Agus, banjir yang kerap terjadi ini diduga akibat dengan terjadinya pendangkalan pada Sungai Padang. Jarang dilakukan pengerokan pada dasar sungai dan banyaknya pintu air yang tidak berfungsi dengan baik. Sehingga, bila air sungai naik langsung cepat masuk ke pemukiman rumah warga.

“Untuk itu, kami berharap Pemerintah Kota Tebing Tinggi, agar lebih serius menangani persoalan banjir yang kerap terjadi bila musim penghujan di hulu sungai,” tandasnya.

Sementara saat awak media menanyakan perihal banjir ini kepada pihak terkait, Badan’ Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tebing Tinggi, hingga berita ini diturunkan pihak BPBD belum bisa memberikan data ke seluruh jumlah rumah yang terendam banjir dan saat inj masih dilakukan pendataan tiap-tiap Kelurahan.(Rst)

Pos terkait