Peusangan Mantapkan Aparat Gampong Mengikuti Sosialisasi Qanun Aceh

Bireuen-Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen  yang kali ini mendapat giliran sosialisasi Qanun Aceh no 6 tahun 2014 tentang jinayah memantapkan dirinya dengan antusias  mengikuti kegiatan tersebut yang dipusatkan di Aula Kantor camat setempat, Rabu (1/6).

Camat Peusangan, Ibrhim S.Sos yang membuka Sosialisasi Qanun Aceh, mengemukakan, dengan adanya sosialisasi yang dipeuntukkan bagi aparat gampong di wilayahnya, tentu saja bisa  memahami dengan baik arti dan tujuan dare Qanun Aceh no 6 tahun 2014 tentang jinayah.

Bacaan Lainnya

Masalah jinayah, sebut Ibrahim, kerap terjadi setiap harinya di gampong-gampong, termasuk khalwat, maisir dan lain-lainnya yang melanggar syariat, dengan kehadiran pemateri dari kantor Mahkamah Syariah Bireuen, hendaknya bisa menjadi penyegaran dan satu masukan dan untuk dipertanyakan, misalnya  kejadian yang menjadi beban Geuchik Gampong.

Banyaknya kejadian di gampong, sebut camat,  yang bisanya terjadi keributan antar keluarga,seperti  kasus fasah oleh pihak perempuan yang akhirnya berujung keperceraian.”Biasanya Pak Geuchik mengupayakan perdamaian yang buntutnya tetap mengalami kebuntuan, yang akhirnya menyerahkan atau melimpahkan ke Mahkamah Syariah.“Apakah hal ini, bisa dan dapat  dibenarkan,” ucap Camat Ibrahim dengan nada bertanya.

Dikatakan, meski Qanun Aceh No 6 Tahun 2014 tentang jinayah telah berlaku, tapi warganya masih belum memahami dengan benar isi dari qanun itu sendiri, dan berharap kepada aparat  Gampong yang mengikuti sosialisasi ini, hendaknya benar-benar bisa memahaminya. Hal ini merupakan tantangan bagi para geucik ataupun aparat Gampong lainnya untuk bisa mempelajari dengan baik apa yang disajikan pemateri, jelas camat,

Kasatpol PP dan WH Kabupaten Bireuen, Chairullah Abeb, SE melalui Kabid Perundang-Uandangan, Lidya Wati, SH mengatakan, untuk sosialisasi qanun jinayah di Kecamatan Peusangan menghadirkan Dua  pemateri dari Mahkamah Syariah Bireuen. Ke dua pemateri tersebut masing-masing, M Jakfar, SH, MH dan Mahmuddin, S.Ag.

Kasatpol PP dan WH Kabupaten Bireuen, Chairullah Abed, SH  tidak hentinhya berharap kepada peserta untuk memanfaatkan kegiatan tersebut dengan baik, karena sosialisasi  Qanun Aceh No 6 tahun 2014 tentang jinayah, sangat penting bagi masyarakat untuk bisa memahami dengan benar tentang qanun jinayat tersebut.(Maimun Mirdaz)

Pos terkait