SORONG | bongkarnews.com – Aktifitas truk pengangkut tanah timbunan dari tambang galian C di kota Sorong sangat meresahkan warga. Pasalnya, akibat dari tercecernya tanah yang diangkut oleh truck-truck pengangkut tanah itu seolah dibiarkan saja berceceran di jalan. Akibatnya tanah menjadi debu yang mengganggu aktifitas pengguna jalan lain, terlebih warga sekitar yang harus rela menghirup debu tersebut.
Warga pun kecewa, menurut warga sekitar pemerintah maupun pihak terkait seharusnya tanggap akan bahaya yang ditimbulkan dari aktifitas truck pengangkut tanah yang terkesan tak perduli resiko yang ditimbulkan.
Seperti yang terlihat di Jln Sapta Taruna (Jl Lapas Sorong) banyak truk melakukan aktifitas angkut tanah timbun mendominasi selain kendaraan lain yang melintas di jalan tersebut, Sabtu (28/7/2018), banyak juga tanah jatuh berceceran dari bak truk di jalan yang di lintasi dan juga dari tanah yang menempel di ban, sehingga tanah pun menempel di badan jalan.
Masyarakat yang berdomisili di sepanjang jalan Sapta taruna sudah sangat resah, malah setiap hari harus membersihkan debu yang menempel di teras bahkan sampai ke dalam rumah. bahkan masyarakat sekitar telah merasa terganggu kesehatannya, mulai merasakan batuk dan pileks, akibat Abu yang bersumber dari jalanan merupakan santapan tiap hari, mengingat jalan Sapta taruna merupakan jalan arteri penghubung dari Quarry menuju jalan utama ke arah kilo 13.
Warga berharap hal ini segera mendapat tanggapan serius, dan segera melakukan upaya penertiban sebelum penyakit bertambah parah. (DS).





