KUTALIMBARU | Bongkarnews – Semangat gotong royong dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat mewarnai pembangunan jalan pertanian sepanjang 500 meter di Desa Silebo-lebo, Dusun 2, Namo Buah, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang. Pembangunan ini merupakan inisiatif swadaya masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas lahan pertanian, mendongkrak perekonomian, dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Plt Camat Kutalimbaru, Tabhita Panggabean SSTP, bersama Kapolsek Kutalimbaru, AKP B Manurung, melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan untuk meninjau langsung progresnya. Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap upaya masyarakat dalam membangun desa, sejalan dengan arahan Presiden RI, Gubernur Sumatera Utara, dan Bupati Deli Serdang.
“Pembangunan jalan ini sangat penting untuk mempermudah akses petani ke lahan pertanian mereka. Dengan akses yang lebih baik, diharapkan hasil panen dapat diangkut lebih efisien dan perekonomian masyarakat meningkat,” ujar Tabhita Panggabean saat meninjau lokasi, Kamis (14/3/2025).
Kepala Desa Silebo-lebo, Bahagia Sembiring, menjelaskan bahwa pembangunan jalan ini dilakukan secara bertahap, dimulai dengan pengorekan dan pemerataan jalan di daerah perbukitan menggunakan alat berat buldoser, dilanjutkan dengan pengerasan jalan. “Pembangunan ini murni swadaya masyarakat, sebagai bentuk komitmen kami untuk memajukan desa,” tegasnya.
Tokoh masyarakat setempat, R Sinulingga, J Ginting, dan A Meliala, mewakili warga, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dan menyatakan komitmen mereka untuk mendukung penuh pembangunan ini. “Jalan ini sangat membantu aktivitas kami sehari-hari, terutama dalam mengangkut hasil panen,” kata Meliala.
Kapolsek Kutalimbaru, AKP B Manurung, mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusifitas selama proses pembangunan. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan kerjasama antarwarga untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
“Kami mengapresiasi inisiatif masyarakat dan pemerintah desa dalam membangun infrastruktur yang sangat bermanfaat ini. Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pembangunan berlangsung,” tutur AKP B Manurung.
Pembangunan jalan ini sempat menimbulkan kontroversi karena adanya dugaan penggalian ilegal. Namun, setelah diklarifikasi oleh pemerintah desa, diketahui bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program swadaya masyarakat untuk membuka akses jalan pertanian dan memperluas lahan pertanian.
“Kami berharap pembangunan jalan ini dapat berjalan lancar, transparan, dan tidak menimbulkan polemik di masyarakat. Mari kita bersama-sama membangun Desa Silebo-lebo yang maju dan sejahtera,” pungkas Tabhita Panggabean.
Ikut hadir mendampingi Kapolsek dan Plt Camat, Kanit Reskrim Iptu B Sinaga, Kanit Intel Iptu J Surbakti, Kanit Shabara Ipda Saiful, Kasie Trantib S Tarigan bersama perangkat desa.
(DS)





