Sah Jabat Wakil Ketua DPRK Aceh Utara, Mulyadi Segera Diminta Pahami Tupoksinya

ACEH UTARA – Dalam Rapat Paripurna DPRK Aceh Utara Acara Pengambilan Sumpah Wakil ketua DPRK Aceh Utara  berlangsung di ruang rapat paripurna DPRK setempat. Sah…!!! H. Mulyadi CH Sebagai Wakil Ketua DPRK Aceh Utara masa jabatan 2019-2024.

Pengambilan sumpah pada acara peresmian pengangkatan terhadap H Mulyadi CH sebagai Wakil Ketua DPRK Aceh Utara untuk masa jabatan 2019-2024 di ruang rapat paripurna DPRK setempat oleh Ketua Pengadilan Negeri Lhoksukon, Wendra Rais, Jumat (26/6) pukul 17.24.

Bacaan Lainnya

Setelah membacakan Surat Keputusan Plt Gubernur Aceh terkait peresmian dan pengangkatan, Mulyadi CH sebagai Wakil Ketua DPRK Aceh Utara oleh Sekwan Aceh Utara, Nyak Tiari.

Rapat paripurna pengambilan sumpah peresmian pengangkatan H Mulyadi CH politisi dari PPP ini sebagai Wakil Ketua DPRK tersebut dipimpin oleh Ketua DPRK Aceh Utara Arafat Ali. Dimana pengukuhan sumpah dilakukan oleh Kankemenag Aceh Utara, Salamina dan dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Lhoksukon disaksikan wakil bupati, oleh ketua, wakil ketua dan seluruh anggota dewan.

“Dengan dilantiknya H Mulyadi CH sebagai wakil ketua, tugas kami semakin ringan dan bisa bahu membahu dalam mengemban tugas rakyat yang besar ini,” kata Arafat Ali.

Kemudian, Arafat Ali meminta seluruh anggota dewan untuk saling mendukung guna mengemban tugas besar yang merupakan amanah rakyat tersebut.

Semetara Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf usai kegiatan pengambilan sumpah terhadap H Mulyadi CH sebagai Wakil Ketua DPRK Aceh Utara, dalam kata sambutannya menyebutkan, agar H Mulyadi CH menjadikan jabatan itu sebagai amanah untuk memperjuangkan amanah rakyat.

“Mari kita kerja untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat Aceh Utara,” pinta Fauzi Yusuf

Maka untuk itu, Pengambilan sumpah Wakil Ketua DPRK Aceh Utara ini diperlukan dalam rangka memberi dukungan dan kerja sama yang baik, antara legislatif dan eksekutif di Kabupaten Aceh Utara.

“Kepada Wakil Ketua DPRK Aceh Utara yang baru dilantik, hendaknya segera memahami fungsi utama sebagai pimpinan dewan, khususnya dalam hal Legislasi , Penganggaran serta pengawasan terhadap jalanya Pemerintahan Aceh Utara. (Saq)

Pos terkait