Walikota Sampaikan Nota Jawaban Atas Pemandangan Umum Fraksi

  • Whatsapp

MEDAN I bongkarnews.com-   Nota Jawaban Walikota Medan Atas Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Medan tentang Rancangan Peraturan Daerah Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran (Ranperda PAPBD TA) 2021 disampaikan Wakil Walikota Medan Aulia Rachman, di Ruang Sidang DPRD Kota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Senin(20/09/2021).

Rapat dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kota Hasim SE didampingi para Wakil Ketua DPRD dihadiri Ketua Fraksi, Komisi, serta Anggota Dewan, Sekwan DPRD Kota Medan Hj Alida serta unsur Forkopimda Kota Medan. Sidang juga dilaksanakan secara virtual dengan mengikuti protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

Bacaan Lainnya

Wakil Walikota Medan Aulia Rachman dalam Nota Jawabannya menanggapi Pemandangan Umum dari Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan bahwa langkah dan strategi Pemko Medan untuk menjaga laju pertumbuhan ekonomi kembali normal dan juga mengatasi pengangguran antara lain dengan memperbanyak kegiatan pelatihan di bidang peningkatan SDM dan ketenagakerjaan baik formal maupun informal.

Terhadap pelaksanaan vaksin Covid-19 untuk ketersediaan vaksin pemerintah Kota Medan terus berkoordinasi dengan kementerian kesehatan untuk mendapatkan alokasi vaksin, selanjutnya dalam rangka pengendalian penyebaran maupun penanganan pasien Covid-19 telah dilakukan program 3T( Test-Tracing-Treatment). Pemko Medan juga telah menyediakan tiga lokasi terpusat yakni gedung P4TK, hotel Sochi, dan KM. Bukit Raya dimana layanan pada isolasi terpusat di berikan secara gratis.

Selanjutnya menanggapi Fraksi Gerindra terhadap kendala langkah-langkah realisasi pendapatan asli daerah (PAD), Wakil Walikota sampaikan bahwa penurunan penerimaan dari sektor pajak daerah terjadi sepanjang tahun ini masih terjadi pandemi covid-19 yang menimbulkan dampak ekonomi terhadap ekonomi usaha tentang pemberantasan jam operasional usaha diikuti dengan penutupan tempat hiburan, sehingga berakibat pada penurunan drastis omzet pendapatan pelaku usaha.

Selanjutnya Pemko Medan akan memberikan bantuan usaha kepada UMKM, dalam penanganan dampak ekonomi dengan penggunaan dana belanja tidak terduga tahun anggaran 2021 sebesar Rp11 miliar, saat ini yang terdata para pelaku UMKM yang terdaftar di E-katalog sebanyak 150 UMKM yang direncanakan akan diberikan bantuan usaha sebesar Rp2.500.000,- per-UMKM.

Terkait dengan infrastruktur jalan dan penanganan banjir, bahwa pekerjaan pengaspalan jalan tahun anggaran 2021 telah direncanakan penanganan sepanjang 34,7 Km dan penanganan trotoar sepanjang 3,26 Km serta jembatan sebanyak 12 unit, dimana beberapa ruas jalan dan drainase telah ditandatangani dan akan terus diupayakan pekerjaannya sesuai rencana.

Sementara untuk penanganan banjir pemko Medan saat ini mendapat dukungan penuh dari kementerian pusat melalui balai wilayah sungai Sumatera II (BWSS) II untuk merancang normalisasi seluruh sungai di Kota Medan. Dimana pemerintah provinsi berkontribusi dalam proses penanganan banjir dengan membuat Larap (Land Acquisition And Resettlement Action Plan). (ndo)

Pos terkait