Pemkab Dairi Gelar Rakor Sosialisasi Perubahan Perilaku di Kecamatan Silima Pungga-Pungga

  • Whatsapp

DAIRI | bongkarnews.com – Diketahui saat ini statistik penyebaran Covid-19 Kabupaten Dairi per 13 Juli 2021 sesuai data terkonfirmasi positif 121, suspek 0, kontak erat 240 dan konfirmasi sembuh 541 orang.

Menyikapi hal ini sesuai perintah Bupati Dairi Eddy Kelleng Ate Berutu melalui Dinas Sosial Kabupaten Dairi bekerjasama dengan Kecamatan Silima Pungga-pungga selaku fasilitator melalui Satgas Penanganan Covid-19 melaksanakan Rapat Koordinasi Sosialisasi Perubahan Perilaku dalam Percepatan Penanganan Covid-19 yang diadakan di Bale Runggu Kecamatan Silima Pungga-pungga, Selasa (13/7/2021).

Bacaan Lainnya

Rapat Koordinasi dipimpin oleh Kadis Sosial Kabupaten Dairi Drs. Parulian Sihombing yang juga Ketua Bidang Perubahan Perilaku Penanganan Covid-19 Dairi.

Dalam rapat tersebut Bupati Dairi Eddy Berutu melalui Kadis Sosial Drs. Parulian Sihombing menjelaskan apa itu Virus Corona Disease, latar belakangnya dan betapa pentingnya vaksinasi dan pelaksanaan protokol kesehatan 3M.

Juga memaparkan 4 strategi dan sasaran untuk membangun kesadaran masyarakat yang harus dilakukan oleh pemerintah kecamatan, desa, satgas covid kecamatan dan desa, tokoh agama dan tokoh pemuda yaitu :

  1. Nasehat dengan pemberian informasi yang masif dan benar agar masyarakat memahami pentingnya Perilaku 3M.
  2. Dorongan. Mengingatkan secara berulang ulang, mendorong tersedianya fasilitas agar masyarakat mudah menjalankan protokol kesehatan 3M, dan mengembangkan inovasi dan kreatifitas untuk menyukseskan program tersebut.
  3. Intensif. Memberi penghargaan atas perubahan yang terjadi.
  4. Hukuman. Memberi sanksi bagi yang belum patuh.

Selain Program Perubahan Perilaku dengan selalu melaksanakan protokol kesehatan 3M, agar program vaksinasi massal juga turut disukseskan. Yang mana diterangkan hingga saat ini baru 12% masyarakat Kabupaten Dairi yang sudah divaksin menuju target vaksinasi hingga 80%.

Dan kembali diberitahukan tujuan vaksinasi Covid-19 adalah mengurangi transmisi/penularan Cobid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19. Vaksinasi Covid-19 akan meningkatkan imun tubuh dan daya tahan seseorang yang sudah di vaksin terhadap penyakit yang disebabkan virus Corona Disease. Meskipun mendapatkan suntikan vaksin tidak membebaskan seseorang dari kemungkinan terinfeksi virus Corona Disease.

Sesuai Perpres 14/2021, setiap orang yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin Covid-19, yang tidak mengikuti vaksinasi Cobid-19 sebagaimana dimaksud dalam pasal 13A Ayat (2) dan menyebabkan terhalangnya pelaksanaan penanggulangan penyebaran Covid-19, dikenai sanksi sebagaimana tertulis dalam Pasal 13A ayat a dapat dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan Undang-Undang tentang wabah Penyakit Menular.

Undang Undang yang dimaksud adalah UU No. 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular. “Ini adalah Kecamatan ke 9 kami mengadakan Rakor dan Sosialisasi, kami sangat mengapresiasi persiapan dari pihak Kecamatan dan antusias dari peserta yang hadir mengikuti Rapat Koordinasi ini”, kata Parulian Sihombing.

“Dasar Hukum dari materi yang kami sampaikan adalah pertama, Peraturan Bupati Dairi Nomor 31 tahun 2020 tentang pedoman Penegakan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Dairi. Kedua, Keputusan Bupati Dairi Nomor 925/443/XII/2020 tentang Tim Pelaksanaan Penanganan Corona Virus Disease 2019 Kabupaten Dairi dan ketiga, Keputusan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Dairi Nomor 460/214/2021 tentang Tim Pelaksanaan Perubahan Perilaku Satuan Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019”, papar Parulian.

“Ini adalah waktu yang sangat menentukan, jadi mari kita bekerja sama mengajak masyarakat kita untuk menyukseskan program vaksinasi massal dan melaksanakan protokol kesehatan demi menambah imun tubuh kita dan melindungi kita beserta keluarga kita dari serangan virus Covid-19”, ucap dr. Rudi Purba menambahkan, setelah merenungkan kembali berbagai macam bahaya dan akibat terserang virus Covid-19 dan pentingnya melakukan vaksinasi sambil giat melaksanakan protokol kesehatan 3M.

Rapat Koordinasi Sosialisasi ditutup oleh Camat Silima Pungga-pungga sambil mengajak para peserta yang hadir untuk menyukseskan program Perubahan Perilaku dalam Percepatan Penanganan Covid-19. “Coba kita lihat negara Singapura yang saat ini sudah aman, semua berkat kesadaran masyarakatnya sendiri dalam melaksanakan protokol kesehatan. Jadi mari ajak dan kita edukasi masyarakat kita di Kecamatan Silima Pungga-pungga untuk taat melakukan protokol kesehatan 3M dan menyukseskan program vaksinasi massal seperti yang diperintahkan oleh Bupati Dairi Edy K A Berutu”, pungkas Horas Pardede saat menutup Rapat.

Setelah rapat ditutup dilanjutkan dengan penandatanganan surat kesepakatan perubahan perilaku dalam percepatan penanganan Covid-19 oleh seluruh peserta yang hadir, kemudian acara makan siang dan pembagian stiker yang berisi ajakan kepada masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan 3M, yang akan di tempel oleh Kepala Desa dan petugas Satgas Covid-19 desa di tempat tempat umum, sekalian tiap peserta menerima uang saku pengganti jasa transportasi masing masing.

Tampak hadir Camat Silima Pungga-pungga Horas Pardede S.E, Kapolsek Parongil Pintu H Purba, Danramil/03 Parongil Kapten Inf. Tumbur Aritonang, Kepala Puskesmas Parongil dr. Rudi Purba, para Kepala Desa dan Satgas Covid Desa se Kecamatan Silima Pungga-pungga, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

(BD.007)

Pos terkait