Gebrakan Pendidikan di Labusel! SD IT Hj Syahruzat Hadirkan PIESA, Sistem Belajar Makin Transparan

Labuhanbatu Selatan, Bongkarnews.com:

SD Swasta IT Hj Syahruzat kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Sekolah yang berada di Desa Air Merah, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, resmi meluncurkan aplikasi PIESA (Presensi Siswa) pada Rabu (2/9/2026).

Bacaan Lainnya

Peluncuran aplikasi tersebut menjadi bagian dari langkah sekolah dalam mengembangkan sistem pendidikan berbasis teknologi sekaligus mendorong transparansi, kedisiplinan, dan keterlibatan orang tua dalam memantau perkembangan anak selama mengikuti proses pembelajaran di sekolah.

Melalui aplikasi PIESA, orang tua dapat memantau aktivitas anak menggunakan telepon pintar masing-masing. Tidak hanya menyediakan fitur presensi siswa, aplikasi tersebut juga dilengkapi dengan sejumlah fitur pendukung lainnya.

Di antaranya presensi guru, jadwal pelajaran, aktivitas pembelajaran yang sedang berlangsung hingga daftar nilai siswa.

Kehadiran aplikasi ini diharapkan mampu memperkuat komunikasi antara pihak sekolah dengan orang tua serta memberikan akses informasi yang lebih terbuka mengenai aktivitas dan perkembangan peserta didik.

Peluncuran PIESA turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sutan Harahap, S.STP., pengawas SD, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS), para kepala satuan pendidikan SD se-Kecamatan Kampung Rakyat, tokoh masyarakat serta para orang tua siswa.

Dalam sambutannya, Sutan Harahap memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan SD Swasta IT Hj Syahruzat. Menurutnya, pemanfaatan teknologi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi guru dan kedisiplinan dalam melaksanakan proses pembelajaran.

“Untuk mewujudkan Pembelajaran Mendalam, yang pertama ditingkatkan adalah kompetensi guru dan disiplin dalam mengajar. Saya melihat aplikasi PIESA sejalan dengan itu. Dengan aplikasi PIESA, guru dituntut untuk disiplin, jujur, transparan, dan bertanggung jawab,” ujar Sutan Harahap.

Sekolah Gratis dengan Program Tahfiz

Selain mengembangkan sistem pendidikan berbasis teknologi, SD Swasta IT Hj Syahruzat juga memiliki sejumlah program unggulan. Salah satunya adalah program Tahfiz Al-Qur’an, dengan target siswa mampu menghafal minimal dua juz ketika telah duduk di kelas VI.

Sekolah tersebut berada di bawah naungan Yayasan Hajjah Syahruzat Nasution, yang didirikan oleh Hj. Syahruzat Nasution pada 16 Desember 2024 di Desa Air Merah, Kecamatan Kampung Rakyat.

SD Swasta IT Hj Syahruzat kemudian resmi beroperasi pada Tahun Pelajaran 2025/2026.
Menariknya, sekolah tersebut tidak memungut biaya pendidikan dari siswa. Kebijakan tersebut mencakup biaya pendaftaran, pembangunan maupun biaya pendidikan lainnya.

Pendiri Yayasan Hajjah Syahruzat Nasution, Hj. Syahruzat Nasution, mengatakan pendirian sekolah tersebut merupakan bentuk kepeduliannya terhadap peningkatan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat, khususnya anak-anak di Desa Air Merah.

“Sekolah ini saya dirikan semata-mata untuk bekal jariyah saya di kemudian hari dan saya ingin putra-putri Desa Air Merah mendapatkan pendidikan yang baik dan lebih maju,” ungkap Hj. Syahruzat Nasution.

Ia berharap keberadaan sekolah tersebut dapat memberikan kesempatan kepada anak-anak di Desa Air Merah untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas, sekaligus membentuk generasi yang memiliki karakter, ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan.

Dengan diluncurkannya aplikasi PIESA, SD Swasta IT Hj Syahruzat tidak hanya berupaya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga mendorong terciptanya tata kelola pendidikan yang lebih transparan, disiplin dan melibatkan orang tua secara aktif.

Inovasi tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun ekosistem pendidikan yang mengintegrasikan teknologi, pembelajaran, penguatan karakter dan nilai-nilai keagamaan demi mencetak generasi masa depan yang berkualitas.
(Zulkarnain)

Pos terkait