Cetak Sejarah di Porprovsu 2026, Ketua Gerindra Labuhanbatu H. Abdul Karim Hasibuan Turun Langsung Pimpin Tim Sepak Bola

Labuhanbatu, Bongkarnews.com:

Langkah berbeda ditunjukkan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Labuhanbatu sekaligus Anggota DPRD Labuhanbatu, H. Abdul Karim Hasibuan, SH., MH. Di tengah kesibukannya sebagai politisi dan legislator, sosok yang akrab disapa Bung Karim tersebut dipercaya menjadi Manager Tim Sepak Bola Kabupaten Labuhanbatu untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII Tahun 2026.

Bacaan Lainnya

Keterlibatan Abdul Karim sebagai manager tim sepak bola menjadi catatan menarik dalam perjalanan olahraga daerah. Ia tidak hanya memberikan dukungan dari belakang meja, tetapi memilih turun langsung mengawal persiapan skuad yang akan membawa nama Labuhanbatu di pentas olahraga Sumatera Utara.

Bagi Bung Karim, sepak bola bukan sekadar pertandingan untuk mengejar kemenangan. Lebih dari itu, sepak bola merupakan bagian dari perjuangan membawa nama baik daerah sekaligus menjadi wadah pembinaan generasi muda.

Saat ditemui di ruang Paripurna DPRD Labuhanbatu, Senin (31/8/2026), Abdul Karim menegaskan bahwa persiapan tim harus dilakukan secara serius dan terukur.

“Sepak bola ini soal harga diri daerah. Kita tidak bisa main-main. Tim sepak bola Porprovsu harus benar-benar siap bersaing,” tegas Bung Karim.

Keputusan Bung Karim menerima amanah sebagai manager menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan olahraga, khususnya sepak bola di Kabupaten Labuhanbatu.

Di tengah aktivitasnya sebagai Ketua Gerindra dan anggota DPRD, ia tetap memberikan perhatian terhadap proses pembentukan tim. Menurutnya, prestasi olahraga tidak dapat dibangun secara instan, tetapi membutuhkan proses, kedisiplinan, seleksi dan kerja keras seluruh elemen tim.

Karena itu, Bung Karim mendorong agar skuad Porprovsu 2026 diisi pemain-pemain terbaik yang memiliki kemampuan, disiplin dan mental bertanding.

“Kalau belum memenuhi standar, tentu akan kita evaluasi. Ini tim yang dipersiapkan untuk Porprovsu, bukan tim coba-coba,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa persoalan teknis pertandingan sepenuhnya menjadi ranah tim pelatih. Manager tidak akan mencampuri keputusan teknis yang menjadi kewenangan pelatih.

Tim saat ini ditangani trio pelatih Sutan Alamsyah Daulay, S.Sos., Erwin dan Abdi, yang diberikan keleluasaan untuk menentukan komposisi pemain berdasarkan kebutuhan dan strategi permainan.

Untuk mengukur sejauh mana kesiapan skuad, manajemen tim juga menyiapkan sejumlah laga uji coba.

Bung Karim menyebut pertandingan uji coba penting dilakukan untuk melihat kemampuan pemain secara langsung, sekaligus mengetahui kekuatan dan kelemahan tim sebelum menghadapi kompetisi Porprovsu.

“Kita akan lakukan uji coba untuk melihat kekuatan tim. Ini penting sebagai barometer kesiapan sebelum menghadapi Porprovsu,” jelasnya.

Langkah tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi jajaran pelatih untuk melakukan evaluasi terhadap kemampuan individu pemain maupun kekompakan tim.

Sementara itu, Sekretaris Tim, Fadli Hasibuan, memastikan proses seleksi dilakukan secara objektif dengan mengedepankan kemampuan dan kedisiplinan pemain.

Menurutnya, pemain yang terpilih nantinya bukan hanya mereka yang memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mempunyai mental bertanding serta komitmen membawa nama Labuhanbatu.

Prinsip tersebut sejalan dengan visi Bung Karim yang ingin menjadikan tim sepak bola Porprovsu sebagai salah satu simbol kebangkitan olahraga dan pemuda Labuhanbatu.

Bagi Abdul Karim, olahraga memiliki kekuatan yang besar untuk menyatukan masyarakat tanpa melihat latar belakang.

Di tengah dinamika politik dan kehidupan sosial masyarakat, sepak bola dapat menjadi ruang bersama untuk membangun kebanggaan daerah.

“Kita ingin masyarakat bangga. Kalau tim kuat, semangat daerah ikut naik,” kata Bung Karim.

Semangat tersebut menjadi modal penting bagi manajemen dan pemain dalam menatap Porprovsu XII Tahun 2026.

Kehadiran seorang Ketua Partai Gerindra sekaligus anggota DPRD sebagai manager tim juga menunjukkan bahwa dukungan terhadap olahraga dapat hadir dari berbagai kalangan, termasuk dari lingkungan legislatif dan organisasi politik.

Kini, perhatian diarahkan pada proses pembentukan skuad dan laga-laga uji coba. Di bawah manajemen Bung Karim dan jajaran pelatih, Tim Sepak Bola Porprovsu Labuhanbatu diharapkan mampu tampil kompetitif dan mengangkat kembali nama Labuhanbatu di panggung sepak bola Sumatera Utara.

Bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi membawa satu misi besar: membangkitkan kebanggaan masyarakat Labuhanbatu melalui prestasi olahraga. (Zulkarnain)

Pos terkait