Fitriani Manurung ‘Perkuat Budaya Literasi Sejak Dini’

  • Whatsapp

MEDAN | bongkarnews.com – Dalam rangka mendukung terwujudnya budaya literasi, Penggiat pendidikan Kota Medan, Fitriani Manurung, membagikan sejumlah buku kepada siswa/siswi di Yayasan Perguruan Al Hidayah, Jalan Starban, Gg. Sahabat Kecamatan Medan Polonia belum lama ini.

Kunjungan Hj Fitriani Manurung SPd MPd didampingi Ketua Umum Teman Anak Negeri (TEMARI), Jansen Sihaloho, S.Ikom yang diterima langsung kepala Sekolah SD Swasta Al Hidayat, Siti Azizah.

Bacaan Lainnya

example banner

Ratusan siswa/siswi SD Al Hidayah tampak antusias saat mendapatkan bingkisan buku bacaan yang nantinya akan dipergunakan dan menghiasi perpustakaan sekolah.

“Kunjungan kita ke sekolah ini selain dalam rangka memperingati hari santri, juga sebagai upaya menumbuhkan budaya literasi kepada siswa/siswi sejak dini,” jelas Fitriani Manurung kepada wartawan di lokasi acara.

Dosen Universitas Sumatera Utara ini mengungkapkan, dalam mendukung program ini, selain dukung peran guru juga sangaat penting dukungan dari seluruh pemangku kepentingan terutama dalam menfasilitasi peserta didik.

“Jadi untuk menumbuhkan budaya literasi ini menjadi tanggungjawab kita bersama,” tutur Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini.

Dengan ketersediaannya bahan bacaan di sekolah-sekolah, Kandidat Doktor Program Pascasarjana Unimed ini mengharapkan, pogram menumbuhkan budaya literasi bisa berjalan dengan baik dan segera tercapai.

“Kita memberikan banyak buku bacaan, harapannya minat membaca peserta didik di sekolah ini menjadi tergugah,” ucap perempuan berhijab yang juga merupakan Penasihat TEMARI.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SD Al Hidayah, Siti Azizah menyampaikan terimakasih atas kunjungan yang sangat berati bagi siswa/siswi di SD Al Hidayah. “Ini kunjungan yang istimewa, jadi kami sampaikan terimakasih,” jelas Siti.

Diungkapkannya, Sekolah yang berdiri sejak 1991, saat ini sangat membutuhkan dukungan dari masyarakat dan pemerintah. “Saat ini kami untuk TK ada 39 siswa, SD 113 siswa dan SMP 115 siswa. Siswanya rata-rata warga di sekitar kawasan ini. Kami membutuhkan seragam sekolah, tas, sepatu dan alat kelengkapan belajar lainnya,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Umum TEMARI, Jansen Sihaloho S.Ikom mengungkapkan, baik pemerintah dan masyarakat perlu terus mendukung program penguatan budaya literasi ini sehingga kualitas generasi muda mendatang bisa lebih baik lagi. “Harapan kita, program yang kita sampaikan bisa bermanfaat,” jelasnya.

(Sumber : Dokumen Fitriani)

Pos terkait