Enam Bulan Lebih Listrik PLN Mati Total, Warga Kampung Berumbung Baru Dan Banjar Seminai Meradang

ย  SIAK (BN)- Sudah hampir enam bulan lebih listrik PLN di Kampung Berumbung Baru dan Kampung Banjar Seminai, Kecamatan Dayun mati total. Namun hingga sampai saat ini tidak ada kejelasan maupun solusi dari biro PLN maupun dari pihak PLN Rayon Siak.

“Kami sangat kecewa dan kesal sekali dengan pihak PLN Rayon Siak, pasalnya sudah hampir enam bulan lebih belum juga dihidupkan PLN di Kampung Berumbung Baru 9C ย dan Banjar Seminai 10C ini, padahal masyarakat sudah bayar lunas, ย KWHpun ย sudah dipasang dan jaringanpun hidup,”ungkap Rony kepada Haluan Riau, Rabu (14/6).

Bacaan Lainnya

Rony juga menceritakan, memang sebagian masyarakat ada yang langsung daftar ke kantor PLN Siak, dan pembayarannya langsung melalui kantor pos. Dan ada juga masyarakat yang daftar masuk PLN melalui biro PLN atas nama Dhani dan Khoirul.

“Masyarakat yang dari Berumbung Baru ada sekitar 50 KK yang KWHnya mati, ditambah lagi masyarakat yang dari Banjar Seminai sekitar 70KK, jadi keseluruhan 120KK yang sampai saat ini gelap gulita, padahal ketika Manejernya Zulhendri, KWH itu sempat hidup dan masyarakat sempat menikmati aliran listrik PLN,”jelasnya.

Hal senada disampaikan ย Imam Mujiani, warga Kampung Berumbung Baru, ia mengaku sangat kesal dan berharap pihak PLN agar segera menghidupkan kembali aliran listrik dikampungnya.

“KWH dirumah saya sudah dipasang mulai bulan januari kemarin, tapi sampai saat ini belum juga nyala. Padahal kami sudah melapor kepihak PLN dan waktu itu Manejernya pak Zulhardi, sama beliau disarankan untuk menghubungi Khairul sebagai bironya, dan waktu itu hiduplah lampu PLN dikampung ini. Namun setelah ganti manejer PLN disini mati total hingga sekarang,”ungkapnya.

“Untuk itu kami berharap kepada pihak PLN Rayon Siak agar dapat menghidupkan kembali aliran listrik dikampung ini, karena kami sudah lama sekali menanti kedatangan listrik PLN dikampung ini,”imbuhnya.

Sementara itu Manejer PLN Rayon Siak Salman mengatakan bahwa jaringan listrik PLN yang ke kampung tersebut dibangun oleh Pemda dan dari pemda belum ada serah terima atau belum ada SLOnya, sehingga belum bisa dialirkan listrik PLN kekampung tersebut.

” Terkait jaringan yang disana itu dibangun oleh Pemda, dan ย belum ada SLOnya. Setelah kita surati Pemda berjanji akan berupaya melengkapinya melalui Suratnya,”katanya melalui Whats Appnya.

Ketika ditanya, kapan kira-kira bisa dioperasika listrik PLN di kampung tersebut, Salman menjelaskan akan di cek terlebih dahulu di TKP.

“InsayaAllah minggu ini akan saya periksa kondisinya ke lapangan, dan jika tidak ada kendala yg berarti akan saya operasikan saja dengan segera,”pungkasnya dengan singkat. (Sugianto)

Pos terkait