PALAS | bongkarnews.com – Parahnya kondisi jalan lintas sumatera (jalinsum) sering dikeluhkan para pengendara pengguna jalan baik roda empat maupun roda dua.Kondisi jalan terparah saat ini ada dibeberapa titik,yakni di kawasan Sangkilon, Hutalombang Kecamatan Lubuk Barumun, didesa Parmainan dan desa Aliaga kecamatan Huta Raja Tinggi Kabupaten Padang Lawas menuju Gunung Tua Kabupaten Padang Lawas Utara serta menuju Pasir Pangarayaan kabupaten Rokan Hulu Riau.
Hal itu terlihat, dengan kondisi Jalinsum di Kawasan Sibuhuan(Palas)menuju Gunung Tua(Palutu) dan Rokan Hulu Riau sangat memprihatinkan di karenakan badan jalan banyak berlobang,dan cukup mengancam jiwa pengendara .Hal itu terpantauan Awak Media, Kamis (27/02).
Jalinsum Sibuhuan-Gunung Tua yang berada di Desa Pasar Latong sebelum mesjid Mardiah Latong, batang bulu lama lewat Dinas pertanian , kerusakan jalannya hampir mencapai kurang lebih 300 meter, dengan kondisi jalan penuh lubang besar dan tidak menyisakan badan maupun bahu jalan.
Banyaknya lubang yang cukup mengancam pengendara membuat para pengguna jalan harus extra hati hati terlebih,kalau saat musim penghujan saat ini.Sehingga tak jarang harus terjadi antrian kendaraan.
Kerusakan Jalinsum tersebut sudah berlangsung cukup lama tapi belum juga ada perbaikan, akibatnya kondisi badan jalan yang berlubang semakin melebar dan mecapai kedalaman sekitar 20-40cm, bahkan di kecamatan Huta Raja Tinggi ada yang mencapai sekitar 60 cm. dan dikhawatirkan jumlah kecelakaan lalulintas akan semakin bertambah.
Beberapa pengguna jalan yang sempat berbagi cerita dan pengalaman kepada awak media mereka menuturkan, Eriona (55) misalkan mengaku setiap harinya melewati jalan tersebut dan pernah terjatuh serta terpeleset akibat lubang di badan jalan tertutup air ketika melintas di Jalinsum tersebut.
“Saya tidak menyangka kalau lubang di badan jalan yang tertutup air cukup dalam hingga kami terjatuh dari sepeda motor saat berboncengan dengan rekan kerja .tuturnya
Untuk itu Eriono berharap pemerintah segera memperbaiki kondisi Jalinsum yang rusak di Kabupaten Palas tanpa terkecuali.
Eriono juga meminta kepada bapak Gubernur Sumatra Utara agar evaluasi kinerja pihak terkait yanga ada di daerah,agar segera memperbaikinya sebelum jumlah korban jiwa semakin bertambah. Pintanya
Hal senada juga dikeluhkan Hasibuan (45 tahun), Supir Truck yang melintasi jalan itu, mengaku resah dan terganggu akibat jalan rusak di Jalinsum,ini membuat arus kendaraan tersendat karena harus memperlambat laju kendaran.
“Jadi macet karena kendaraan pada pelan jalannya. Saya hampir tiap hari lewat sini,karena memang nggak ada alternatif lain.
Bahkan kata Pak Hasibuan, jika hujan jalan digenangi air sehingga membuat tambah sulit.ungkapnya sembari menceritakan pengalamannya pernah masuk paret akibat terpental setelah terperosok ke lobang besar di badan jalan yang tertutup air.
“Apalagi sekarang ini musim penghujan yang tidak menentu, sudah jelas becek, berlumpur dan pasti tergenang air, bisa terpeleset jatuh kalau tidak hati-hati. Karena sudah banyak kenderaan roda dua dan empat dilokasi jalan ini, terpaksa ditarik karena sasisnya tersangkut diantara lubang kiri dan kanan.tambahnya
Ia berharap kepada pemerintah provinsi, agar segera memperbaiki kondisi Jalinsum yang kian hari bertambah rusak.tidak tertutup kemungkinan korban jiwa berjatuhan karena laka lantas,terlebih bagi para pengguna jalan yang berasal dari luar daerah.(Ali)
Keterangan Fhoto:
Jalinsum Palas Menuju Paluta Rawan Kecelakaan Saat Turun Hujan Akibat Banyaknya Badan Jalan Yang berlobang, seperti terlihat mobil yang antri agar bisa lewati jalan dengan perlahan. Kamis (27/02/2020).





