PWI Teluk Bintuni Lapor Diri ke Badan Kesbangpol

BINTUNI | Bongkarnews.com – Setelah terbentuk secara definitif, kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Kabupaten Teluk Bintuni (9/3) pekan lalu, sejumlah pengurus langsung melaporkan diri ke Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Teluk Bintuni yang beralamat di kompleks perkantoran Pemkab Teluk Bintuni, SP 3 Manimeri, Senin (11/3/2019).

Ketua PWI Teluk Bintuni, Fideles Wiran didampingi sejumlah pengurus lainnya mendatangi Kesbangpol dalam rangka memenuhi kewajiban sesuai aturan perundang-undangan untuk mendaftarkan lembaga organisasi para ‘kuli tinta’ yang baru berdiri di Teluk Bintuni ini.

Kehadiran rombongan pengurus PWI Teluk Bintuni dikantor tersebut, disambut langsung Kepala Badan Kesbangpol Teluk Bintuni, TW Taborat. Kepada wartawan, Taborat menyampaikan terima kasih dan apresiasi. Karena, menurutnya, kehadiran PWI Teluk Bintuni telah menjadi sejarah baru di Teluk Bintuni.

Pasalnya, sejak kabupaten Teluk Bintuni terbentuk, Ia mengaku belum pernah ada organisasi wartawan yang mampu menghimpun seluruh jurnalis menjadi satu kesatuan yang memiliki legalitas sesuai amanat UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Ini merupakan langkah maju yang ditunjukkan rekan-rekan wartawan selama ini. Dan dengan hadirnya PWI di Teluk Bintuni, selaku pemerintah, kami tentu sangat senang dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya,” ucap Taborat.

Ia berharap, dengan hadirnya PWI Teluk Bintuni maka selaku mitra kerja Pemda Teluk Bintuni, dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan. Khususnya Ia berharap, PWI sebagai wadah berkumpulnya para jurnalis handal, mampu tampil sebagai corong informasi kepada masyarakat.

“Ada hal-hal yang berkaitan dengan pemberitaan, tentu akan dikonfirmasi terlebih dahulu. Tujuannya, agar berita yang disampaikan kepada publik dapat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dan saya percaya, PWI diisi wartawan-wartawan yang profesional,” ungkapnya.

Melihat kemajuan teknologi dan informasi yang kian berkembang, Ia mengutarakan, tidak sedikit dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyebar berita yang tidak benar alias hoax.

Oleh karenanya, Ia sangat berharap peran serta PWI Teluk Bintuni selaku mitra Pemda dapat memiliki andil dalam mengedukasi publik terkait dampak negatif dari hoax.

“Apalagi menjelang Pemilu 17 April mendatang, kita tidak bisa menjamin bahwa tidak ada berita-berita hoax. Untuk itu, PWI sangat kami harapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait bahaya hoax,” pinta Taborat sembari meminta PWI bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak Golput.

Dikesempatan yang sama, Ketua PWI Kabupaten Teluk Bintuni, Fideles Wiran mengatakan, sudah menjadi keharusan bagi setiap organisasi yang baru terbentuk untuk melaporkan keberadaannya termasuk pengurus yang dilantik kepada pemerintah.

“Sekalipun kami adalah organisasi wartawan tapi ingin kami sampaikan bahwa kami tetap patuh terhadap aturan. Oleh sebab itu, hari ini (kemarin.red) kami datang kesini untuk melaporkan struktur kepengurusan, tapi juga kami ingin memberitahukan kepada publik bahwa keberadaan PWI Teluk Bintuni telah definitif,” papar Wiran.

Ia menambahkan, PWI Teluk Bintuni akan berupaya semaksimal mungkin melahirkan paradigma baru terkait pemahaman publik terhadap profesi jurnalis. Sebab, profesi wartawan yang dilindungi oleh undang-undang ini, menurutnya, masih dipahami secara sempit dan terkadang disalah artikan.

“Kami akan benahi ini perlahan. Dan itu tidak gampang. Namun, pada prinsipnya kami sudah sah secara aturan, dan siap laksanakan program kerja,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ia mengimbau seluruh wartawan yang tergabung dalam PWI Teluk Bintuni agar mengimplementasikan UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik dalam melaksanakan tugas dan kewajiban dilapangan. Sebab Ia menilai, bahwa hanya dengan patuh terhadap ketentuan, maka seorang wartawan dapat terhindar dari masalah.

“Disamping itu, wartawan juga akan mampu menjawab keinginan publik terkait profesionalitas jurnalis yang independen, mendidik dan taat azas,” pungkas Wiran. (HS/*)

Redaktur (ofice)

Berani Mengungkap, Lugas Membahas