Puluhan Tahun Kondisi Jalan Rusak, Pemkab Aceh Utara Terkesan Tutup Mata

Aceh Utara | BN-Jalan yang mengakses dua desa yakni Desa Mantang Jerung dan Desa Seneubok Pidie Kecamatan Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara,  mengalami kerusakan parah sepanjang 2.5 kilometer, Akibat kerusakan jalan tersebut sehingga menyebakan aktifitas masyarakat menjadi terganggu, karena badan jalan banyak berlubang, ditambah pada saat Kondisis hujan siswa – siswi tidak dapat bersekolah bahkan para pengguna jalan sempat terjatuh ketika melintas di waktu hujan, kian dapat mengudang maut bagi para pengguna jalan tersebut.

Warga dua desa  di desa setempat mengharapkan kepada pihak pemerintah khususnya Aceh Utara segera melakukan perbaikan jalan ( aspal ) mengingat kondisi jalan yang sudah puluhan tahun tak pernah ada perhatian dari pihak pemerintah yang sudah selayaknya untuk dibenahi.

Bacaan Lainnya

“Jalan ini sangat penting karena akses utama masyarakat melintas di dua desa mengantar hasil panennya, kami mohon demi kelancaran perekonomian masyarakat agar di perbaiki, disamping itu,  karena desa kami mempunyai luas sawah sekitar 80 Hekhtar dan tambak 150 Hekhtar, disaat para petani dan petambak masuk masa panen agak susah mereka mengakutnya di karenakan jalan rusak. Dan jalan ini diperkirakan sudah 40 tahun tidak tersentuh perhatian pemerintah khususnya untuk pengaspalan”, kata Geuchik Mantang jurong Muhammad Amin Hasyim, kepada media Bongkarnews.com, pada Sabtu 03 Februari 2017.

Disis lain, “Masyarakat Desa kami sampai hari ini belum pernah merasakan Air bersih dan kami selalu membeli Air  untuk kebetuhan sehari – hari, dan saya selaku kepala pemerintahan Gampong mengharap kepada pemerintah Kabupaten dan Provinsi tolong realisasi apa yang kami butuhkan.

“ Dan sudah pernah saya mengusulkannya kepemerintah kabupaten dan provinsi dua kali dan tidak pernah terealisasi,”tutupnya

Selain itu kata sumber berbeda, jalan tersebut merupakan akses dua Kecamatan yaitu Tanah Jambo Aye dan Seunuddon, Aceh Utara yang anehnya kecamatan Seunuddon sudah diaspal tetapi Kecamatan Tanah Jambo Aye tidak, apakah kami tidak termasuk Aceh, kata seorang pemuda desa tersebut pada awak media ini dengan rawut wajah  geram,”kata AD yang namanya minta dinisialkan.

tambahnya, Sejak saya  dilahirkan di desa ini sampai sekarang jalan ini belum pernah diaspal dan umur saya sekarang sudah 38 tahun coba anda bayangkan dan hari ini Aceh sudah dipegang oleh Pemerintah sendiri dan itupun tidak terealisasi”, bebernya.(SF)

Pos terkait