Pelantikan 54 ASN Pemko Binjai Diharapkan Melahirkan Penyegaran Baru

Pelantikan Pejabat Eselon II, III dan IV Pemko Binjai

Binjai,BN-

Sedikitnya 54 Aparatur Sipil Negara dilingkungan Pemko Binjai Jum’at (26/1) di aula Pemko Binjai dilantik oleh Sekdako Binjai mewakili Walikota Binjai. Diantarnya dua orang menduduki posisi eselon II/b, 24 orang eselon III dan selebihnya menduduki jabatan pada eselon IV. Dua orang ASN yang dipercaya menduduki jabatan eselon II/b adalah Drs.Afwan,Apt sebagai Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Dra.Nani Sundari,M.Ap sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.

Beberapa ASN yang dilantik, saat membubarkan diri ketika ditanya bagaimana tanggapannya setelah dipercaya memangku jabatan mengakui, bahwa apa yang ikrarkan tadi dalam pengambilan sumpah jabatan, merupakan beban tanggung jawab tugas sebagai amanah kepercayaan Pimpinan yang harus dijaga.

Memperoleh jabatan dapat dikatakan gampang-gampang susah, tepai lebih berat menjaga dan menjalankannya. Jadi intinya kita harus menjaga hubungan baik khususnya terhadap atasan kita langsung dimana kita harus bisa mendukung konsep kerjanya.

Apalagi pak Sekda tadi sudah mewanti wanti saat melantik kami, bahwa kami tidak boleh merasa puas dengan pelantikan ini yang justru harus lebih bijaksana menjalankan tugas dan bisa mengutamakan kepentingan umum masyarakat luas. Jadi kami harus memperlihatkan etos kerja yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Hadir dalam  pelantikan itu antara lain, para Asisten sekretariat, para pimpinan SKPD antara lain Kepala BKD Kota Binjai Drs.Amir Hamzah, Kepala Dinas Tata Ruang Pemukiman Irwansyah S.Sos, Kabag Umum Yosrizal S.Sos dan lainnya.

Ditempat terpisah, Ketua BCW Gito Affandy saat diminta tanggapannya tentang pelantikan tersebut, dirinya mengaku bahwa pelantikan diawal tahun ini setidaknya dapat dijadikan momentum awal perubahan yang jauh lebih baik dari putaran – putaran sebelumnya sehingga seluruh pejabat yang baru mendapat kepercayaan dapat nyaman menjalankan  tugasnya.

Sebab menurutnya, kenyamanan menjalankan tugas jauh lebih penting dari segalanya. Sebab kalau pejabat merasa tidak nyaman melaksanakan tugas, maka implementasinya adalah berakibat buruk terhadap pelayanan kepada masyarakat. Setidaknya, setiap pejabat eselon harus mengenal Tupoksi dan tanggung jawabnya dengan pendelegasian tugas secara lugas kepada bawahan.

Dan yang terpenting, pejabat eselon yang baru dilantik wajib melindungi bawahannya dari semua resiko dan dan tuntutan kerja. Jangan kerjanya dituntut harus riil sedangkan dampak dari pekerjaan itu atasan tidak mau tahu. Sebab, sebaik apapun kerja kita ASN, tentu memiliki resiko tugas masing-masing sehingga kenyamanan atasan dan bawahan harus bersinerji, ujar Gito.(uden)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *