Jalan Distrik Seget Rusak Parah, “Merugi” Damri Bakal Tutup Trayek

SORONG | bongkarnews.com – Jalan distrik Seget Kabupaten Sorong rusak parah. Nyaris sepuluh tahun tak tersentuh, akibatnya para pelintas di jalan tersebut harus berjuang melaluinya dengan penuh kehati hatian. Sebab jika sopir tidak lihai bisa saja berujung kecelakaan. Tentunya selain mengancam material kendaraan juga berdampak menimbulkan korban jiwa.

Belum lama ini tim yang melintasi jalur itu coba memantau dengan menumpangi jasa angkutan Damri, benar saja jalan yang dilintasi membuat jantung sedikit berdebar saat pak sopir Damri tengah penuh konsentrasi melalui jalur Distrik Seget di Kabupaten Sorong. 

Ditengah jalan juga terlihat puluhan orang warga yang tengah menambal jalan rusak dengan timbunan tanah, tujuanya untuk membantu para pelintas yang melalui jalur tersebut. Bahkan warga itu dengan sukarela membantu sopir manakala ada kendaraan yang terjebak dalam kubangan di tengah jalan. Situasi dan pandangan seperti ini  hal yang biasa ditemui di beberapa titik kerusakan jalan.

Program membangun Indonesia Timur yang digemuruhkan pemerintah pusat nyatanya masih penuh harap. Ntah menunggu kapan pembangunan insfratuktur di wilayah kabupaten yang dikenal salah satu daerah di Indonesia sebagai penghasil minyak ini.

Terkait kondisi ini beberapa perusahaan jasa angkutan selalu merugi, dan jika tidak ada upaya pembenahan. Bukan tidak mungkin pelaku usaha akan gulung tikar, jika terjadi akibatnya masyarakat juga yang susah tentunya. Masyaraka pemerintah harus tanggap dan peka dengan kondisi ini.

Salah satu jasa angkutan bahkan berencana akan menutup trayek yang melintasi Distrik Seget. Damri, yang merupakan perusahaan jasa angkutan  perusahaan yang dimiliki pemerintah di bawah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Hal itu disampaikan Kepala UPT Damri, M Ali Renyaan SE.

Ali membenarkan bahwa jalan Seget memang benar benar rusak parah,  pengelola DAMRI juga meminta agar Bupati Sorong serius membenahi jalan tersebut.

“toh juga yang menikmati jalan tersebut adalah mayoritas penduduk Kabupaten Sorong. Apabila pemerintah Kabupaten Sorong tidak memperbaiki jalan tersebut, pihak pengelola Damri akan menutup trayek ke arah Seget, karena pengelola Damri dari sisi management keuangan sangat merugi, tidak seimbang penghasilan dibanding dengan perawatan armada Damri yang beroperasi ke daerah Distrik Seget,” tegas Kepala UPT DAMRI sembari mengakhiri pembicaraannya. (Dertien.)

Ket: Foto diambil oleh reporter dari dalam bus Damri yang melintas di Distrik Seget pada Sabtu, (07/10) lalu.

EPAPER BONGKARNEWS

Redaktur (ofice)

Berani Mengungkap, Lugas Membahas