Bupati Bireuen dan Kakanwil Kemenag Aceh Bahas Masjid Muhammadiyah Bireuen - Bongkarnews

Sitename

Description your site...

Bupati Bireuen dan Kakanwil Kemenag Aceh Bahas Masjid Muhammadiyah Bireuen

Bupati Bireuen dan Kakanwil Kemenag Aceh Bahas Masjid Muhammadiyah Bireuen

PDA

Bireuen-BN

Bupati Bireuen, H Saifannur, Sos dan Kakanwil Kemenag Aceh, Drs  HM Daoed Pakeh dalam satu pertemuan keduanya, di Pendopo Bupati Bireuen, Kamis (5/7) membahas masalah Pembangunan Mesjid Tagwa Samalanga, yang sampai saat  ini, masih mendapat penolakan dari sebagian besar warga

Bupati Bireuen, H Saifannur S Sos, seusai pertemuan dengan Kakanwil Kemenag Aceh mengatakan kepada wartawan, mengaku jika masih mempunyai Pekerjaan Rumah (PR) yang belum terselesaikan semenjak dirinya dilantik jadi orang nomor satu di Bireuen. Yaitu masalah pembangunan Masjid Taqwa Muhammadiyah di Desa Sangsoe, Samalangan, Bireuen, yang mendapat penolakan oleh warga di kecamatan itu.”  pembangunan masjid itu masih ada permasalahan. Untuk itu, saya meminta agar panitia pembangun masjid tersebut agar menunda dulu untuk  melanjutkan pembangunan sampai masalahnya, tuntas,” pinta bupati.

Dikatakan, dalam pertemuan dengan Kakanwil Kemenag Aceh bersama jajarannya untuk menyamakan persepsi penyelesaian masalah pembangunan Masjid Taqwa Muhammadiyah.

“Pihak Kakanwil untuk membahas masalah itu, tujuannya  ingin menyamakan sikap dengan Bupati Bireuen. Agar adanya musyawarah. Baru setelah itu dibangun kembali masjid,”ujarnya.

Masalah Pembangunan Mesjid itu, kata bupati,  pihak Muhammadiyah Pusat di Jakarta, telah menegur pihaknya. Sebenarnya,  sudah capek  dalam menyenyelesaikan maslalah tersebut.

“Masalah Pembangunan Mesjid Taqwa, kita akan mengambil sikap yang terbaik, bagi orang ramai, jangan ribut lagi, berbaik-baikan antara keduanya, ada rekonsiliasi, yang tentunya ada pernyataan-pernyataan dari kedua belah pihak,” unkapnya Bupati Saifan

Dikatakan, Pemkab Bireuen akan menemui kedua pihak yang bertikai itu. Artinya, menjemput bola, mendatangi mereka untuk mempertemukan kedua pihak yang bertikai untuk mencari jalan keluar yang terbaik.

“Kedua pihak itu, hendaknya jangan  terprovokasi oleh orang ketiga, Jangan terpancing dengan isu yang menyesatkan,  kita kepingin cari jalan terbaik,” ungkap mantan pengusaha kontruksi itu.

Sekedar diketataui, masakah Masjid Muhammadiyah yang di bangun di Desa Sangsoe Samalanga pernah bergejolak dengan masyarakat Samalanga yang menolak pembangunanan mesjid tersebut. Konflik tersebut masih saja berlanjut sampai saat ini. Tidak mengherankan jika aparat keamananan masih memberikan perhatian serius untuk berjaga-jaga  guna  menghindari gejolak susulan.           (Maimun Mirdaz)