Tausiah dan Zikir Warnai Peringatan Tahun Baru Islam

Bireuen-Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Syariat Islam  Kabupaten Bireuen dalam memperingat tahun baru Islam, 1 Muharram 1443 menggelar kegiatan yang diwarnai   tausiah dan zikir serta 16 tahun MOU Helsingki serta doa tulak  bala (tolak bala) covid 19, yang dipusatkan  di Mejid Agung, Bireuen, Rabu (11/8) malam.

Dalam acara tersebut, turut dihadiri Bupati Bireuen Dr H Muzakkar Agani SH M.S i, pimpinan dan anggota DPRK Bireuen, unsur Forkopimda Kabupaten Bireuen, Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen maupun para pejabat di  lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen.

Bacaan Lainnya

Bupati Bireuen, Dr, H, Muzakkar, A.Gani,SH.,M.Si mengatakan, memaknai hijrah merupakan satu hal yang sangat fundamental bagi umat muslim. Peristiwa, Hijrah merupakan awal penanggalan Islam yang disebut tahun hijriah dan merupakan kilas balik perjuangan Rasulullah dalam menghadapi kafir Quraisy.

Oleh karenanya, Bupati mengajak masyarakat Bireuen untuk mengambil pelajaran dari keteladanan yang diberikan Rasulullah SAW pada peristiwa tersebut. Proses hijrah itulah yang kemudian menjadi awal kejayaan Islam di berbagai penjuru dunia. “Karenanya sangat penting bagi kita mengambil pelajaran dari sejarah agar kita mampu berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik dimasa depan,” ungkap Bupati Muzakkar.

Sementara pada tataran individual, Rasulullah menjadikan hijrah sebagai sarana untuk menegakkan aqidah nafsiah, yaitu aqidah yang baik dan terpuji di dalam diri setiap insan. Sedangkan dalam tataran komunal, hijrah merupakan momentum membangun kebersamaan dan persaudaraan demi menegakkan Islam sebagai agama yang Rahmatan Lilalamin, sebut Bupati Bireuen

Dengan peringatan 16 tahun MoU Helsinky   yang  merupakan puncak dari pergolakan di Aceh yang bermuara kepada kedamaian, kenyamanan, kesejahteraan dan keamanan, yang terlebih dahulu dicoba oleh Allah dengan bencana alam tsunami. Menyusul rentetan perisatiwa demi peristiwa, maka  melahirkan kesadaran bagi elit bangsa bahwa perlu kesatuan dan persatuan untuk menghadapi segala macam musibah dan bencana, sehingga lahirlah MoU Helsinki. “Patut mensyukuri rahmat Allah dengan  terus memelihara dan memupuk nilai-nilai MoU agar kedamaian, ketentraman, kenyamanan dan keamanan di bumi serambi mekkah ini terus abadi,” ujar bupati.

Kepala Dinas Syariat Islam Bireuen, Anwar, S,Ag M.AP kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (12/8) menyebut peringatan tahun baru Islam yang juga merupakan  agenda tahunan Pemkab Bireuen  yang terlaksana  dengan aman dan sukses. “tahun ini  kegiatan kita  pusatkan di Mesjid Agung Bireuen, tepatnya Ba’da Isya, memang jumlah peserta terbatas, dikarenakan kondisi  pandemi covid 19. “Sedangkan yang mengisi tausiah,  mengundang  penceramah tunggal  Tgk. Dr. Zulkarnaini, MA, (Direktur Pasca Sarjana IAIN, Cot Kala, Langsa,” ” kata kadis Anwar S Ag Map seraya mengatakan, acara turut dirangkai Imum Syik Mesjid Agung Bireuen,  Tgk Saifuddin Muhammad SH,I MH masa jabatan 2021 – 2026 yang dilantik  lantik oleh Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar Agani SH M.M.Si.(Maimun Mirdaz)

Pos terkait