Liputan : Jakfar BKR
BELAWAN | Bongkarnews.com – Ratusan warga nelayan Belawan geruduk kantor dinas Perikanan dan Kelautan area Gabion, Kelurahan Bagan Deli, Medan Belawan. Aksi demo yang menuntut kejelasan soal zona tangkapan nelayan ini nyaris bentrok dengan aparat keamanan.
Massa akhirnya dapat ditenangkan oleh aparat kepolisian sektor Belawan dibantu personel Polres Pelabuhan Belawan. Massa yang diperkirakan sebanyak ratusan orang warga nelayan Belawan ini setelah bernegosiasi antara masing masing perwakilan kembali membubarkan diri.
O
Pantauan di lokasi Dua jam berselang aksi saling dorong, nyaris bentrok hingga pukul 13.30 WIB situasi kembali tenang.
Dari keterangan dihimpun aksi massa nelayan ini akibat zona batas tangkapan ikan di perairan Belawan antara nelayan pukat Troll dan nelayan tradisionil, yang kerap kali menimbulkan masalah. Hingga akhirnya nelayan meminta agar ada kejelasan dari pihak terkait yaitu dinas Perikanan dan Kelautan agar secara resmi menentukan batas, hal ini guna menghindari meluasnya permasalahan di lapangan menyangkut keamanan. Demikian disampaikan tokoh Nelayan Alfin pada Bongkarnews.com.
Sementara hingga kini masih terlihat petugas kepolisian masih berjaga dilokasi. Kapolsek Belawan melalui Kanit Shabara, AKP Budiarto mengatakan situasi sudah kondusif dan meminta para pendemo agar tidak melakukan tindakan yang memicu kerusuhan.
Robert Sembiring mewakili dinas Perikanan dan Kelautan yang menemui para pendemo mengatakan, akan mendata ulang Zona tangkapan dan meminta semua pihak terkait untuk saling berkoordinasi.
“Kita ulang batas penangkapan ikan dilaut dan kita ukur ulang” demikian disampaikan pada media.





