Sekuriti Diduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur Ditangkap Satreskrim Polres Siantar

  • Whatsapp

SIMALUNGUN I bongkarnews.com – D.D.S (19) warga Bah Gunung Bandar Huluan Kabupaten Simalungun yang bekerja sebagai security (tenaga pengamanan) di salah satu cafe ditangkap Sat Reskrim Polres Siantar Minggu (23/1/2022) di hotel Mentari Jalan Pdt. J. Wismar Saragih Kelurahan Bane Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar sekira pukul 16.00 WIB.

Dalam hal ini D.D.S diduga kuat telah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap K.A (15) seorang pelajar warga Jalan Medan km 4.5 Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar Sumatera Utara.

Bacaan Lainnya

Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Binanga Siregar, S I.K, melalui Kasat Reskrim AKP Banuara Manurung, S.H lewat keterangan tertulis yang disampaikan Kasubag humas AKP Rusdi Ahya menjelaskan penangkapan terhadap tersangka D.D.S dalam kasus tindak pidana perbuatan cabul terhadap snak di bawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang No. 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti No. 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Sat Reskrim Polres Siantar melakukan penangkapan terhadap pelaku D.D.S atas pelaporan S.D (37) warga Jalan Medan Km. 4,5 RT/RW 1/2 Kelurahan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar dengan nomor Laporan Polisi nomor : LP / B / 65 / I / 2022 / SPKT/ Res. P. Siantar/ Polres Pematang Siantar, tanggal 23 Januari 2022.

Dalam keterangannya Kasat Reskrim menjelaskan kronologis kejadian berawal pada hari Minggu, 23 Januari 2022, sekira pukul 15.30 WIB saksi S bersama dengan M.A.N datang menemui pelapor dan memberitahukan bahwa anak perempuan pelapor K.A telah diamankan dari hotel Mentari yang berlokasi di Jalan Pdt. J. Wismar Saragih tepatnya di dalam kamar nomor 15 bersama dengan seorang laki-laki D.D.S. Dan kemudian oleh saksi M.A.N dan saksi S dibawa ke rumah orang tua pelapor yang berada di Karang Sari.

Selanjutnya saksi M.A.N menyuruh pelapor untuk datang ke Karang Sari agar pelapor dapat menindaklanjuti kejadian tersebut. Atas kejadian tersebut pelapor merasa keberatan sehingga pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polres Pematangsiantar.

Setelah mendengar pengakuan dari korban, pelapor beserta keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pematangsiantar dan menuntut terlapor agar diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara RI.

Akhirnya Polres Pematangsiantar mengamankan pelaku dan melakukan pemeriksaan terhadap korban juga saksi saksi untuk proses hukum lebih lanjut. (ep).

Pos terkait