Rakor Implementasi Permendagri Tentang Batas Wilayah Sumut – Riau Berjalan Alot

  • Whatsapp

PALAS I bongkarnews.com- Tingginya atmosfir akan terjadinya gesekan kerusuhan antar penduduk di perbatasan antara Sumatera Utara dengan provinsi Riau membuat aparat kepolisian ketar ketir dan kerja extra.

Untuk mengantisipasi terjadinya jatuh korban lagi seperti beberapa tahun sebelumnya maka Kapolsek Sosa meminta kepada pemerintah kabupaten Padang Lawas (Palas) agar diadakan rapat koordinasi dengan sesegera mungkin.

Bacaan Lainnya

example banner

Hal itu disampaikan Kapolsek Sosa G.M.Siagian saat membuka rapat koordinasi diaula Polsek Sosa Jumat ( 11/12 ) yang dihadiri oleh Asisten pemerintahan Palas , G.T.Hamonagon Daulay, Kabag Ops Polres Palas Aswin Noor, Kasat Reskrim Aman Putra Ritonga, Kabag Adpem Budiman Nasution ,Camat Huta Raja Tinggi Sudaryono, Kades Sungai korang Ikhwanuddin Hasibuan , Pihak management PT. Mazuma Agro Indonesia ( PT MAI ) , Safriwan Lubis didampingi Am. Mujiono , Humasy , Basaruddin Hasibuan dan Ketua DPK FKI-1 Palas , Darwin Hasibuan.

Dalam rapat tersebut Camat Huta Raja Tinggi , Sudaryono meminta kepada pemerintah supaya secepatnya dipasang batas antara Sumatera Utara dengan Riau agar semua permasalahan yang timbul dapat diselesaikan.

Sementara Asisten pemerintahan Palas GT. Hamonagan ,  Daulay meminta kepada pihak PT. MAI  dan masyarakat petani plasma jangan ada bentrok fisik dilapangan.

Dalam hal ini Pemkab Palas telah menyurati Pemprovsu agar segera dibentuk tim untuk pemasangan pilar batas wilayah Sumatera Utara dengan Riau dan informasi terakhir yang kita dapat surat tersebut akan segera mendapat balasan dari pemerintah provinsi Sumatera Utara .

” Unruk itu kami meminta supaya masyarakat lebih bersabar dalam menunggu proses ini berjalan dan sembari meminta kepada kepala desa Sungaikorang agar membuat pos ronda dititik rawan konflik agar tidak terjadi gesekan, ” kata Aspem.

Sementara pihak PT. MAI  saat ini mereka sangat kesulitan di lokasi karena masyarakat desa Kalikapuk kabupaten Rokan Hulu akan membuat parit gajah di tengah perkebunan lahan mereka dan lahan plasma masyarakat enam desa.

”  Hal ini tentu tidak dapat kami toleransi begitu saja. Untuk itu kami minta solusi kepada pihak pemerintah terkait hal tersebut dalam rapat ini, ” sebut Safriwan Lubis.

Ketua DPK FKI-1 Palas selaku penerima kuasa masyarakat 6 desa serta masyarakat peserta petani plasma yang menyerahkan lahan ke PT MAI untuk dijadikan lahan perkebunan berupa anak bapak angkat juga ikut menimpali dengan mengatakan penegasan batas berdasarkan Permendagri no 59 tahun 2018,Jo Permendagri no 81 tahun 2019 tentang tapal batas Sumatera Utara dengan Riau atau Padang lawas dengan Rokan Hulu segera dilaksanakan sebagai solusi utama.

” Jika nantinya lahan plasma masyarakat ini masuk dalam wilayah Riau maka kami siap menjadi tetangga yang baik,dan sebaliknya kalau masyarakat pendatang atau yang mengatasnamakan desa kali kapuk masuk dalam Sumatera Utara atau kabupaten Padang Lawas mereka harus angkat kaki dari situ, ” pungkasya.

Sedangkan Kabag Ops Polres Palas Aswin Noor mengatakan sebelumnya pada tanggal 30 Januari 2020 pemerintah kedua belah pihak dan dihadiri oleh PT MAI dan masyarakat desa Kalikapuk agar  semua pihak dapat menahan diri jangan melakukan aktifitas yang berbahaya menunggu terbentuknya tim penegasan tapal batas dari provinsi.dan termasuk lahan PT MAI  atau plasma masyarakat yang dikuasai oleh masyarakat Rokan Hulu .

Hal senada juga didampaikan Kasat Reskrim Polres Palas , Aman Putra Ritonga dengsn mengajak ayo sama sama mufakat untuk tidak berbuat anarkis.

Sedangkan mewakili Kejaksaan negeri ,  Padang Lawas mengatakan mendukung pemerintah kabupaten Padang lawas secara substansi hukum dan berharap agar jangan terjadi konflik.

Atas penyampaian dari seluruh peserta rapat yang berhadir disimpulkan  PT MSI atau masyarakat plasma 6 desa tidak akan melakukan aktivitas dilahan 1647 ha dan apabila masyarakat Kalikapuk melakukan aktivitas dilahan tersebut maka pihak PT MAI  akan melaporkannya pada pihak berwajib.(Ali)

Pos terkait