Penertiban Kota Bireuen segera Dilaksanakan

Bireuen | BN- Bupati Bireuen H Saifannur, S.Sos berjanji segara menertibkan Kota Bireuen yang disebut para wartawan  semakin  hari semakin semerawut. Hal itu dilontarkan Bupati Bireuen saat   dinner dengan  para wartawan dari berbagai  media di  Meuligoe  setempat. Selasa (29/8) malam.

Dalam acara dinner itu turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen, DR H Muzakkar Abd Gani, SH, M.Si, Asisten I. Mursyid, Sp, Asisten II, Irwan, Sp,  M.Si, Kadis Infokom Kabupaten Bireuen , Zamri, SE berlangsung dalam suasana akrab dan meriah. Apalagi  H Saifannur, S.Sos mampu membuat susana cair, dengan dibarengi dengan anekdot yang memecahkan tawa para awak media.

Bacaan Lainnya

Saat seorang wartawan menyebut Bireuen bagai kota “urakan”  dengan juru parkir di sana  sini, serta orang berjualan di badan jalan, seper ti di Jalan rumah sakit Dr Fauziah Bireuen  yang  berjualan seenaknya, tanpa ada yang mengontrolnya , kendati “pajak reman”  tetap dikutip  petugas . Sehingga sangat riskan jka melintasi jalan tersebut . Begitu pula jalan pasar pagi/pengadilan lama  yang dipenuhi para penjual sayur mayur, pedagang buah dan lain-lainnya yang mengakibatkan  jalan tersebut sering mengalami kemacetan. Tidak terkecuali, pemilik toko yang sembarang menambah  teras di depan tokonya, sehingga sangat menganggu para pejalan kaki.

Buapti  Bireuen H Saifannur, Sos  ternyata menyambut positif ucapan wartawan  jika katanya segara memanggil Kadis Perhubungan maupun untuk menertibkan juru parkir, sekaligus menata   lokasi parkir untuk ketertiban lalu lintas. Begitu pula halnya di jalan RS Fauziah Bireuen oleh  H Saifannur, S.Sos yang sependapat  dengan yanbg dipaparkan wartawan , jika jalan tersebut sangat semberawut dengan orang berjualan di badan aspal. Pihaknya berjanji segera menertiibkan para pedagang, dengan mengirim “Pasukan” Satpol PP untuk menribakan kawasan tersebut, termasuk toko yang menyalahi  aturan. “Yang wartawan mendukung kan ?, karena tujuan kita untuk membangun Bireuen,” katanya dengan nada bertanya yang disambut dengan dukungan dari wartawan Bireuen

Pada kesempatan awal Bupati  Bireuen, H Saifannur, ,S.Sos  menyampaikan harapan kepada wartawan/I , yang ia ajak kepada awak media untuk sama-sama membangun Bireuen. Dan untuk itu mohon bantuannya untuk meberikan informasi   yang benar-benar informasi  yang akurat, supaya masyarakat awam tidak salah dalam menafsirkannya. Dirinya memang suka bersenandung, dan suka berbicara  dengan perndadingan.’Tapi  dalam artinya bukan menghina orang lain” tuturnya

Dikatakannya , Ia suka  bicara  dengna perbandingan, supaya bisa dipahami  sebenarnya apa  kapasitas yang terjadi saat ini. Seperti yang pernah  disampaikan di depan forum kepala desa   beberapa waktu lalu. Ketika saya mengatakan, kalau kita berurusan dengan KPK , baik itu gubernur maupun bupati , tidak  ada apa-apanya . “Lageu ceurape Imat Bak Ikue  Jie Rhoem Bak binteuh,” (seperti  Cipelai dipegang ekornya  dilempar ke dinding-red), kata dirinya waktu itu, lalu menambahkan “ Keun Meunyoe droe neu Geuchik   keun Lageu Tikoeh Teeng ( Anda Geuchiek kan ibarat tikus comberan-red).

Ternyata disalah pahami,  yang disangkanya , Bupati mengatakan  tikus comberan untuk kades,  yang sebenarnya bertujuannya, begitulah kalau berurusan  dengan KPK. Artinya, kalau sudah ditangkap tidak akan lepas lagi. Ia tidak menghina kades,  yang berarti menghina dirinya sendiri, karena ia sudah 22 tahun menjadi kepala desa . “ini perlu dilempangkan oleh wartawan, agar tidak terjadi  jurang pemisah  antara  bupati dengan kepala desa, saya sangat menghargai kepala desa , karena kades sebagai ujung tombak ,” ucap bupati.(Maimun Mirdaz).

Pos terkait