MEDAN I bongkarnews.com- Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan DPRD Kota Medan kembali melanjutkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan tentang Penetapan Zonasi Pedagang Kaki Lima (PKL). Pembahasan yang dilakukan melalui Sidang Paripurna DPRD kota Medan, Senin (26/07/2021) memasuki agenda Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-faksi DPRD Kota Medan.
Walikota Medan Bobby Nasution diwakili Wakil Walikota Medan Aulia Rachman didampingi Sekda Kota Medan mendengarkan dengan seksama pandangan umum yang disampaikan oleh masing-masing Fraksi DPRD Kota Medan.
Fraksi pertama yang menyampaikan padangannya ialah Fraksi PDIP yang disampaikan oleh Robi Barus. Dimana FPDIP menilai keberadaan PKL yang ada di Kota Medan perlu dikelolah dengan baik agar tercipta kondusifitas di Kota Medan. Oleh karenanya PKL wajib mendapat perhatian. Ranperda ini juga dimaksudkan untuk menciptakan Kota Medan yang aman, bersih dan tertib, serta membantu PKL tumbuh sebagai bentuk usaha mikro yang mandiri.
“Atas dasar itu kami dari FPDIP mengapresiasi pengajuan Ranperda ini untuk dibahas bersama antara DPRD dengan Pemko Medan serta berbagai pihak,” kata Robi Barus sembari menanyakan kepada Pemko Medan daerah mana saja yang dijadikan zonasi PKL.
Selanjutnya Fraksi Gerindra yang disampaikan oleh Netty Yuniati Siregar. Menurutnya penetapan zonasi aktivitas PKL di Medan sangat perlu guna memberikan payung hukum atas upaya penyelenggaraan penataan dan pemberdayaan PKL.
“Pemberdayaan itu sangat selaras dengan kondisi faktual serta perkembangan kebutuhan Kota Medan serta mewujudkan Kota Medan sebagai kota yang aman, bersih dan tertib serta amanah,” sebutnya.
Sementara itu Fraksi PKS yang disampaikan oleh Irwansyah mendorong agar ranperda ini benar-benar menjadi solusi dari persoalan penataan PKL di Kota Medan. Oleh karena itu setelah adanya Perda ini, fraksi PKS meminta kepada Pemko Medan agar para pedagang kaki lima tidak hanya mendapatkan pengakuan sebagai PKL resmi yang dibuktikan dengan tanda pengenal.
Dalam sidang paripurna DPRD Medan yang dipimpin oleh Ketua DPRD Medan, Hasyim ini juga turut dihadiri oleh Wakil Ketua dan para anggota dewan serta pimpinan OPD baik yang hadir secara langsung maupun yang mengikutinya secara virtual.(ndo)





