MEDAN I bongkarnews.com- Anggota DPRD Medan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Medan Utara (Medan Belawan, Medan Deli, Medan Labuhan dan Medan Marelan), T Edriansyah Rendy SH meminta Pemko Medan harus fokus membangun Jembatan Titi Dua Sicanang Belawan menjadi jembatan berkualitas yang benar-benar kokoh untuk dilintasi dan nyaman bagi para penggunanya.
Hal ini karena pada umumnya pembangunan yang cepat backan terkesan terburu-buru namun tidak memprioritaskan ketahanan jembatan, hanya akan memperbesar kemungkinan Jembatan Titi Dua Sicanang ambruk untuk ketiga kalinya, tegas Edriansyah Rendy, Sekretaris Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Medan ini, Selasa (02/02/2021).
“Kita butuh pembangunan jembatan itu dilakukan dengan cepat, mengingat sudah begitu lama jembatan tersebut tidak dibangun, padahal jembatan itu menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Sicanang sekitarnya. Tapi meskipun demikian kita meminta Pemko harus fokus bangun Jembatan ini serta proses pembangunan tetap mengutamakan kualitas dan ketahanan jembatan. Tentu saja kita tidak mau jembatan Titi Dua Sicanang ambruk untuk kesekian kalinya,” tegas Anggota Komisi III DPRD Kota Medan ini..
Politisi Muda NasDem Kota Medan ini juga meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan untuk rutin melakukan pengawasan ke lokasi, mengingat banyaknya kendala dalam proses pembangunan jembatan tersebut.
“Dan kita ber harap agar pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang ini benar-benar selesai tepat waktu pada tabun 2021 ini sesuai janji Pemko Medan cq Dinas PU Kota Medan. Untuk itu perlu kontrol rutin dari OPD terkait dalam setiap detil pembangunannya sehingga semua kendala yang ada di lapangan damat terselesaikan segera sehingga pembangunannya lancar sampai selesai,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya pembangunan lanjutan Jembatan Titi Dua Sicanang Belawan dipastikan mulai berjalan pada tahun ini. Bulan depan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan merencanakan proses pembangunan jembatan yang akan masuk ke dalam tahap lelang proyek.
“Rencananya Februari, pembangunan lanjutan Jembatan Titi Dua Sicanang dapat memasuki tahap lelang proyek. Sudah kita usulkan demikian,” ucap Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan, Zulfansyah Ali Saputra ST M.Eng kepada wartawan, Sabtu (30/01/2021).
Dikatakan Zulfansyah, proses lelang akan memakan waktu yang tidak begitu lama. Kemungkinan dalam waktu dua bulan, seluruh proses lelang bersama masa sanggahnya akan selesai. Artinya bila proses lelang memang bisa berjalan mulai Februari awal, maka paling lama di awal April nanti, proses pembangunannya bisa mulai berjalan.
“Kalau April sudah mulai dilanjutkan pembangunannya, maka kemungkinan pembangunannya akan memakan waktu sekitar empat sampai lima bulan. Artinya bulan Agustus atau paling lama September 2021 nanti, Jembatan Titi Dua Sicanang sudah dapat dilintasi,” ujarnya.
Diakui Zul, dalam proses pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang ini, Dinas PU Kota Medan memang lebih mengedepankan kehati-hatian guna membuat perencanaan dan pembangunan yang lebih matang, mengingat kondisi jembatan yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Sicanang Belawan tersebut sudah pernah ambruk hingga dua kali.
“Tahun lalu arus pasang surut membuat kita sedikit kesulitan dalam membuat pondasi dan abutmen jembatan. Cukup memakan waktu dan biaya yang diluar perkiraan, tetapi saat ini semua sudah berjalan dengan baik, kita tinggal membangun tahap selanjutnya hingga jembatan siap dilintasi,” katanya.
Pembangunan jembatan pada akhirnya dilakukan dengan anggaran multiyears atau tahun jamak dari APBD Kota Medan, yakni APBD tahun 2020 dan 2021.
“Tahun lalu dari APBD 2020, yang sudah dipakai untuk pembangunan jembatan senilai Rp12 miliar. Tahun ini kembali dianggarkan Rp9 miliar. Jika anggaran tahun ini terpakai semua, maka total anggaran untuk membangun jembatan Sicanang memakan biaya hingga Rp21 miliar,” ungkapnya.





