Pelaksanaan Vaksinasi Dosis ke Dua di SMP Negri 2 Satu Atap Patumbak Sukses

  • Whatsapp

PATUMBAK | bongkarnews.com – Vaksinasi dosis ke 2 di SMPN 2 Satu Atap Patumbak berlangsung sukses. Sebanyak 285 Siswa menerima Vaksin Pfizer secara gratis. Hal ini bertujuan untuk lebih dapat menjamin Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Setiap titik Sekolah yang ada di Indonesia, khususnya di kabupaten Deliserdang.

 

Bacaan Lainnya

Pemerintah membuat kebijakan, selain kita selalu mengikuti Peraturan Protokol Kesehatan dengan melaksanakan 5M Setiap Masyarakat baik Siswa/i di Sekolah yang saat ini melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka, Pemerintah Pusat mengharuskan masyarakat untuk Vaksin. Vaksin yang di suntikan pada manusia semua itu untuk dapat lebih memberikan atau menambah lebih baik lagi akan kekebalan tubuh kita dalam menjaga serangan Virus Corona atau Covid-19 yang sudah lama melanda dunia. Karena itu kita wajib menerima Vaksin, demikian ungkap Ka.Puskesmas Patumbak dr Ruriko M Kes.

Pelaksana kegiatan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas saat ini sebanyak 10 orang petugas, yang dikepalai Fitri Asih, terdiri dari diantaranya, 5 petugas di bagian IT Verifikasi data, 2 petugas di bagian Vaksinator, 1 petugas di bagian tensi, dan di bantu 1 dokter. Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB pagi hingga selesai.

 

Pada kegiatan Vaksin berlangsung di sekolah tersebut dari pantauan awak media tampak jajaran guru pendidik yang hadir dalam membantu berlangsungnya Vaksin, mulai dari koordinator Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Ibu Diana Azwar S.Pd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Ibu Dominika Dewi S.Pd, Bendahara Ibu Nurwahyuni S.Pd, Kepala Laboratorium Ibu Tirainur Pesta ria Sibarani S.Pd, Operator Bagus Arya Praja S.Pd, semua nya tampak bekerja sama dalam membantu pada pelaksana an Vaksin yang berlangsung pada hari Jumat, (19/11/2021).

 

Kepala Sekolah Eko Nugroho S.Pd pada awak media mengatakan, dari 418 Orang siswa hanya 285 Orang saja siswanya yang mendapatkan Vaksin gratis. Ada pun 123 orang siswa belum dapat di Vaksin disebabkan belum cukup usia minimal, atau kurang sehatnya kondisi siswa dan 10  siswa lainya sudah divaksin di luar Sekolah.

 

Kepsek juga sangat mensyukuri kelangsungan Vaksin di sekolahnya, dengan begitu pembelajaran tatap muka bisa dapat lebih baik lagi dengan tetap menjalankan 5M dan selalu mengikuti. Prokes yang berlaku, akhir kepsek, Eko.

(S Panja SH)

Pos terkait