Kinerja Pariwisata Medan Tidak Profesional

MEDAN  | Bongkarnews.comWakil Ketua Pansus LPj Walikota Medan Landen Marbun SH tuding kinerja Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suryono tidak profesional soal penyusunan anggaran. Sebab ditemukan sejumlah program dikerjakan Tahun 2016 namun dibayar 2017.

“Ini kan perencanaanya tidak tepat dan program penganggaran tidak terarah. Bahkan sampai ada anggaran yang SILPA. Kita harapkan ada perbaikan ke depan,” ujar Landen Marbun saat menggelar lanjutan pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin. Pembahasan LPj tersebut terkait penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemko Medan TA 2017 yang dilaksanakan di ruang banggar gedung dewan, Selasa (18/9/2018).

Bacaan Lainnya

Kritikan pedas juga dilontarkan anggota pansus HT Bahrumsyah terkait program Dinas Pariwisata Kota Medan menjadikan hutan bakau di Kel Sicanang sebagai tempat wisata.

“Kita ingatkan, Pemerintah Kota Medan terkait rencana menjadikan wilayah Utara Kota Medan menjadi destinasi ekowisata mangrove dan bahari. Pasalnya, areal yang ditanami mangrove merupakan tanah milik pribadi masyarakat yang bersertifikat,” ujar Bahrumsyah.

Ditambahkan, agar Pemko Medan jangan sampai salah menggunakan APBD untuk pembenahan lokasi wisata, pada hal tanah tersebut tanah masyarakat yang memiliki sertifikatnya.

Kadis Pariwisata Agus Suriono dalam pemaparannya menyebutkan  ada sejumlah kegiatan pembayaran Tahun 2017 pada hal dikerjakan Tahun sebelumnya. Untuk itu diharapkan ada penyusunan program yang matang.

Disebutkan  alokasi anggaran tahun 2017 sebesar Rp37 miliar lebih dan terealisasi Rp 25 miliar lebih.(ft)

Pos terkait