Kementrian LHK RI Hibbah 20 Unit Becak Pengangkut Sampah

BIREUEN – Dalam Mendukung pengelolaan sampah menuju  “Bireuen Gleeh”oleh Kementriaan lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (LHK) melalui Yayasan AGC (Aceh Green Conservation) menghibahkan 20 Unit becak roda tiga untuk Kabupaten Bireuen yang berlangsung, di Pendopo Bupati setempat, Rabu lalu.

Bupati Bireuen Dr. H. Muzakkar A Gani, SH, MSi dalam kesempatan tersebut mengemukakan dalam menuju ” Bireuen Gleeh” yang dikleini diharapkan  akan terwujud dengan mudah jika  Tata kelola, Penertiban serta dukungan dari semua sektor dapat terlaksana dengan baik dalam waktu yang bersamaan.”Menata keindahan dan keasrian kota merupakan tanggung jawab kita bersama, baik itu menyangkut pengelolaan sampah, Penertiban PKL hingga bangunan yang tidak sesuai tempat berdasarkan tata ruang kota, serta melanggar aturan. Baik keindahan dan kebersihan Bireuen akan tercapai jika didasari rasa tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya,”  ujarnya.

Bacaan Lainnya

Dikatakan , Sampah merupakan bahagian dari Reproduksi manusia, maka” pencemaran dan kerusakan merupakan akibat dari ulah manusia itu sendiri. Padadal, lajut bupati, pada dasarnya sampah dapat diolah kembali hingga menghasilkan produk baru dari pengolahan sampah itu sendiri. Begitupun, luas lokasi pengolahan sampah sangat menentukan untuk mencapai tambahan PAD Kabupaten Bireuen

Sementara Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Bireuen, Drs Murdani dalam laporannya menyebutkan,  becak tiga roda ini merupakan bantuan dari kementriaan lingkungan hidup dan kehutanan RI, yang diserahkan melalui  yayasan AGC (Aceh Green Conservation) yang berjumlah sebanyak 20 Unit untuk Kabupaten Bireuen. Ke 20 Unit becak bantuan di serahkan langsung kepada perwakilan setiap kecamatan selain untuk lingkungan Dayah dan pelaku usaha lainnya yang nantinya digunakan pengelolaan sampah daerah lingkungan penerima dari setiap perwakilan kecamatan dalam Kabupaten Bireuen.

Ketua Pembina Yayasan Aceh Green Conservation (AGC) Suhaimi Hamid, S,sos, M,Sp dalam sambutannya menyebutkan, Becak Tiga roda bantuan kementriaan linkungan hidup dan kehutanan RI Melalui yayasan Aceh Green Conservation, merupakan  salah satu bentuk dukungan terhadap pengelolaan sampah di Kabupaten Bireuen

“Persoalan sampah merupakan tanggung jawab kita bersama, merawat serta memelihara kebersihan Bireuen melalui tata kelola sampah dengan tepat, semoga dengan adanya becak tiga roda tersebut sedikit tidaknya dapat terbantu untuk menjaga kebersihan di kabupaten, yang kita cintai bersama, dengan motto “Bireuen Gleeh”. Urai Suhaimi Hamid yang juga anggota  DPRK Bireuen.

Dalam penyerahan becak yang diterima Bupati Bireuen serta diklerasikan “Bireuen Gleeh” yang dipusatkan di Pendopo, turut dihadiri unsur Forkopinda Bireuen, Ketua DPRK, Jajaran SKPK dilingkungan Kabupaten Bireuen serta Perwakilan Dinas terkait dari Propinsi Aceh.(Maimun Mirdaz).

Pos terkait