Kapoldasu Dapat Jempol

  • Whatsapp

MEDAN | bongkarnews.com – Minggu 22 Juli 2018 kiranya merupakan catatan sejarah di Sumatera Utara. Hari itu 3 acara seperti dikemas dalam satu tempat. 3 kekuatan besar bersama meluapkan orasi politiknya.

Fenomena politik tersebut tentunya membuat pihak kepolisian bekerja ekstra, Beberapa upaya juga telah dilakukan pihak Polri, seperti melakukan pendekatan kepada tokoh-tokoh yang terlibat didalamnya.

Bacaan Lainnya

example banner

Sebelumnya, Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan aksi massa dua kubu ini bisa berpotensi menimbulkan chaos.

“Sangat berpotensi chaos, menimbulkan gesekan antar massa sehingga mengganggu ketertiban,” kata dia, Sabtu (21/7/2018).

Namun sejak awal hingga akhir acara, situasi cukup kondusif tanpa ada gangguan ataupun masalah yang berarti.

Aksi sigap dan bukti bahwa polisi memang bekerja inipun mendapat respon positif dari masyarakat Sumatera Utara, khususnya warga Medan.

“Terima kasih pak polisi, terima kasih pak Kapoldasu” teriak ribuan warga yang hadir dalam acara itu sambil mengancungkan jempol ke arah polisi yang siaga di lokasi.

Diakhir acara ada hal unik yang juga menjadi sorotan ribuan mata ditengah hiruk pikuk massa. Terlihat segerombolan massa mengerumuni mobil polisi. Seorang polisi wanita dibantu 2 personil polisi sedang membagi-bagikan jeruk dan minuman mineral ke massa.

Cerita ini pun menjadi buah bibir, betapa dekatnya polisi dan masyarakat. Betapa tidak..! Polisi yang dulu dianggap galak berbalik 360 derajat, menjadi polisi yang benar-benar mengayomi dan melindungi masyarakat.

“Terima kasih bapak Kapoldasu, Paulus Waterpao, sering sering lah kek gini” ujar Alian salah seorang warga dengan logat Medanya yang kental, sambil mengupas jeruk manis pemberian polisi.(HZA)

 

 

 

Pos terkait