Labuhanbatu, Bongkarnews.com:
Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu terus memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) sebagai salah satu upaya menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).
Upaya tersebut dilakukan melalui Pertemuan Pendampingan Tim Ahli Spesialis Anak (Sp.A) dan Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Sp.OG) yang digelar di Puskesmas Kota Rantauprapat, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri sekaligus dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Hj. Tuti Noprida Ritonga, S.Si., Apt., M.M.
Dalam sambutannya, Tuti Noprida menegaskan bahwa pelayanan kesehatan ibu dan anak harus terus ditingkatkan, baik dari sisi jangkauan maupun kualitas pelayanan. Hal tersebut dinilai penting mengingat masih adanya kasus kematian ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Labuhanbatu.
“Pelayanan KIA harus lebih ditingkatkan baik dari segi jangkauan maupun kualitas pelayanannya, mengingat masih tingginya angka kematian ibu dan bayi baru lahir,” ujarnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, hingga Juli 2026 tercatat 3 kasus kematian maternal dan 6 kasus kematian perinatal. Angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya sehingga diperlukan penguatan pelayanan dan penanganan sejak masa kehamilan hingga persalinan serta masa neonatal.
Kegiatan pendampingan Tim Ahli Sp.A dan Sp.OG menjadi salah satu langkah Dinas Kesehatan untuk mempercepat penurunan AKI dan AKB. Pendampingan diberikan kepada petugas puskesmas, khususnya dalam pelayanan KIA, penanganan kegawatdaruratan serta penguatan sistem rujukan maternal dan neonatal.
Tuti Noprida juga meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius sehingga pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia berharap peningkatan kapasitas tenaga kesehatan tersebut dapat mendukung pelayanan kesehatan yang lebih optimal, sejalan dengan program Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.K.M., terutama dalam mewujudkan layanan kesehatan gratis dan optimalisasi jaminan kesehatan bagi masyarakat Labuhanbatu.
Usai kegiatan pendampingan, dilanjutkan dengan pemeriksaan ultrasonografi (USG) terhadap ibu hamil sebagai bagian dari upaya deteksi dan pemantauan kondisi kehamilan.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir dr. Muhammad Tasnim Dalimunthe, Sp.OG, dari RSU Elpi Azis sebagai narasumber dokter spesialis obstetri dan ginekologi, serta dr. Dedy Irwanto, Sp.A, dari RSUD Rantauprapat sebagai narasumber dokter spesialis anak.
Turut hadir pula Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, JF Nutrisionis Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Kepala Puskesmas serta para peserta Pertemuan Pendampingan Tim Ahli Sp.A dan Sp.OG.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu berharap koordinasi antara tenaga kesehatan di tingkat puskesmas dengan dokter spesialis semakin kuat, sehingga penanganan kasus maternal dan neonatal dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai standar pelayanan kesehatan. (Zulkarnain)





