BATAM | Bongkarnews.com – Hingga saat ini maraknya perambahan dan pengolahan hasil hutan di Kepri khususnya kota Batam menjadi sorotan publik. Hal ini jelas sekali dilihat dari adanya temuan di beberapa titik lokasi yang masih beroprasi.
Hingga sekarang dugaan aktivitas illegal logging di propinsi Kepri belum dapat sepenuhnya ditindak tegas oleh instansi terkait, mulai dari pekerja, pengusaha dan adanya indikasi dugaan oknum aparat yang membeking usaha tersebut.
Dari beberapa informasi yang dihimpun, hampir setiap aktivitas perambahan hutan khususnya dikota Batam, seperti aktivitas pengolahan dan gudang kayu alam yang terdapat didaerah Batu Aji, Sagulung, Piayu, Sei Panas dan lokasi lainnya disinyalir tidakberijin.
Pantauan di pelabuhan tidak resmi (pelabuhan tikus) seperti di jembatan 2,4 dan jembatan 6, pebuhan tikus Dapur 12, pelabuhan Kampung Tua Piayu hingga saat ini masih terjadi penyeludupan kayu tanpa dokumen lengkap dan tindakan tegas dari instansi terkait sesuai aturan yang berlaku.
Sementara pantauan pengolahan dan gudang kayu alam lebih banyak gudang kayu alam tersebut di Kecamatan Sagulung yakni 3 titik di belakang Kantor Kematan Sagulung, 7 titik di wilayah Kelurahan Sei Pelunggut, Dapur 12, dan 1 titik di Kampung Martoba Tembesi Pos Kelurahan Tembesi, 2 titik di Danau Merah Batu Aji dan 1 titik di bagan Kampung Tua Piayu yang diduga tidak memiliki pengolahan yang sah kayu alam.
Adanya temuan tersebut Direskrimsus unit 4 Polda Kepri belum dapat dikonfirmasi terkait maraknya pengolahan dan perambahan kayu alam di kota Batam-Kepri.
Saat ingin konfirmasi, anggota kasubdit unit 4 mengatakan tidak ada diruangnya.
“Harus buat janji dengan beliau dulu, sebab pak Sitepu jarang dikantor.”Papar mereka kepada wartawan yang datang keruangannya untuk melakukan konfirmasi.
Begitu juga dinas kehutanan (KP2K) kota Batam mulai dari kasi, kabid dan kepala dinas belum dapat dikonfirmasi. Walikota Batam H.Rudi,SE yang dihubungi melalui pesan whatsapp telpon selulernya belum dapat memberikan tanggapan terkait maraknya pengolahan dan perambahan hutan di kota Batam saat ini.(Ro)





