Bupati Dairi Ikuti Syukuran Pengesahan Kaldera Toba Jadi Anggota Global Geopark Unesco

DAIRI | bongkarnews.com – Syukuran atas pengesahan Kaldera Toba menjadi Anggota Global Geopark Unesco diadakan oleh Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) pada Senin (13/7/2020) yang dilaksanakan melalui Web Seminar (Webinar) lewat video conference.

Syukuran lewat webinar tersebut diikuti langsung oleh Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu bersama dengan para Kepala Daerah se-Kawasan Danau Toba. Turut hadir juga dalam syukuran tersebut Duta Besar Indonesia untuk Perancis Arrmanatha Christiawan Nasir, Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara dr. Ria Novida Telaumbanua M.Kes serta Ketua Umum KMDT Edison Manurung SH MH.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu menyampaikan sebagai bagian dari Geopark Kaldera Toba, Kabupaten Dairi memiliki satu site yakni Tao Silalahi yang menjadi tanggung jawab besar Pemerintah Kabupaten Dairi bersama dengan masyarakat untuk Tao Silalahi tersebut.

Eddy Berutu menambahkan dari segi aksesibiltas, ada beberapa hal yang harus perlu dilakukan pembenahan dan menjadi perhatian bersama. Pembenahan akses tersebut diutarakan oleh Bupati adalah pembenahan akses jalan menuju Kecamatan Silahisabungan yang membutuhkan dana yang sangat besar.

“Selain itu pembangunan akses informasi seperti information centre sangat diperlukan untuk dikembangkan dan menjadi perhatian kita bersama sama”, ujar Beliau.

Selain itu, Eddy Berutu mengatakan akses untuk pembangunan dermaga juga sangat diperlukan dimana untuk akses ini Pemerintah Kabupaten Dairi telah membangun sebuah dermaga wisata yang ada di Silahisabungan yang proses pengerjaannya hampir rampung dan pada tahun 2021 mendatang Pemerintah Kabupaten Dairi akan membangun dermaga barang transportasi danau.

“Sehingga para turis atau wisatawan baik domestik maupun internasional bisa mengelilingi danau toba dari satu dermaga ke dermaga lain menikmati indahnya danau tanpa harus menghabiskan waktu lama diperjalanan”, ucap Bupati Dairi.

Berbagai event ataupun pertunjukan dalam upaya mendatangkan wisatawan ke Kabupaten Dairi sudah dilaksanakan diantaranya adalah pertenunan ulos Silahisabungan, Festival Danau Toba, Festival Kopi, Olah raga extrime, 1.000 tenda dan Tao Silalahi Art Festival.

Sebelumnya, Duta Besar Indonesia untuk Perancis dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada Indonesia khususnya kepada masyarakat Sumatera Utara yang ada di sekitaran kawasan Danau Toba karena telah berhasil memperjuangkan agar Kaldera Toba dapat disahkan sebagai bagian dari Unesco Global Geopark.

“KBRI Paris sangat senang dapat ikut dalam acara syukuran ini dan kita bangga bisa menjadi bagian dari proses pengesahan Kaldera Toba sebagai Unesco Global Geopark”, ujar Duta Besar.

Dalam keberhasilan tersebut, Duta Besar mengatakan diperlukan pentingnya partisipasi, kerjasama dan dukungan masyarakat setempat, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat dalam mengelola Kaldera Toba ini kedepannya. Unesco dikatakan Duta Besar dalam pemberian status Kaldera Toba memiliki 3 prinsip, yakni pelestarian atau perlindungan Danau Toba; pemberian edukasi yang akan menjadi sumber pendidikan di masa yang akan datang serta dampak terhadap pengembangan terhadap ekonomi masyarakat lokal.

Turut hadir juga dalam syukuran tersebut Duta Besar Indonesia untuk Timor Leste Sahat Sitorus, General Manager Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba (BPGKT) Dr. Ir. Hj. Hidayati, Msi serta Kepala BPODT Arie Prasetyo.

Mendampingi Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu dalam syukuran tersebut turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Charles Bancin, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi Mahadi Kudadiri, SH serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah Kabupaten Dairi Ir. Hotmaida Butar-Butar MT.

 

(BD.007)

Pos terkait