Bimtek Geusyik Aceh Utara ke Lombok Sangat Bermanfaat Bagi Desa

  • Whatsapp

ACEH UTARA | Bongkarnews – Para Keuchik dari Kabupaten Aceh Utara sangat antusias mengikuti bimbingan teknis (bimtek) di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Bimtek ini tentu sangat bermanfaat bagi perangkat desa untuk meningkatkan wawasan bidang pembangunan desa.

Bimtek ini digelar di salah satu hotel di Lombok sejak Minggu (15/7/2018) kemarin. Untuk tahap pertama ini, peserta bimtek merupakan keuchik dari Kecamatan Langkahan dan Kecamatan Lhoksukon. Mereka berangkat dari Aceh dan take-off di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara dan selanjutnya langsung ke Lombok setelah sempat transit di Bandara Sukarno Hatta.

Bacaan Lainnya

Salah satu peserta Bimtek, Zulkifli yang juga Keuchik Gampong Jok, Kecamatan Lhoksukon kepada wartawan mengatakan, bimtek kali ini sangatlah bermanfaat bagi pihaknya. Sebab, kata Zulkifli, bimtek ini benar-benar cenderung dalam peningkatan kapasitas perangkat desa yang nantinya akan menjadi salah satu konsep untuk memajukan desa.

“Bimtek ini tampaknya benar-benar fokus. Selain itu, kami juga diberikan aplikasi untuk desa hingga papan Monografi dan sebagiannya juga mengambil paket buku. Semua ini akan bermanfaat bagi desa kami nantinya,” kata Zulkifli, Senin (16/7/2018).

Menurut Sekretaris Persatuan Geusyik Aceh Utara (PEGAU) ini, desa-desa di Aceh, khususnya di Aceh Utara tentunya secara umum masih membutuhkan konsep pembangunan yang generalisasi. Maka dari itu perlu adanya peningkatan kapasitas pada perangkat desa.

“Kita berharap masyarakat nantinya dapat menerima konsep-konsep yang telah dibekali oleh pelaksana kegiatan bimtek ini, karena apa yang kita lakukan hari ini adalah yang terbaik untuk desa kita. Kami merasa senang dan apa yang kami peroleh dari perusahaan tempat kami beli produk ini memang tujuannya untuk meningkatkan wawasan dalam pembangunan desa,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat Gampong (BPMG) Kabupaten Aceh Utara, Mawardi kepada media ini mengatakan, pihaknya juga sangat mendukung penuh kegiatan bimtek keuchik di Lombok.

Mawardi mengatakan, jika hasil bimtek ini nantinya benar-benar diterapkan untuk desa maka akan lebih bermanfaat, apalagi ada beberapa produk yang dibeli dari perusahaan pelaksana bimtek tersebut.

Setelah mengetahui adanya aplikasi dan papan Monografi dari perusahaan pelaksana bimtek tersebut, Mawardi mengakui ke depannya desa-desa akan lebih maju.

“Akan bermanfaat jika benar-benar diterapkan di desa. Kalau aplikasi memang sangat berguna dan jika memang semuanya terlaksana akan lebih mantap. Kita tidak masalah asalkan demi kebaikan (desa),” ujar Mawardi.

Para keuchik dari dua kecamatan tersebut akan mengikuti Bimtek di Lombok hingga Selasa (17/7/2018). Para keuchik diberikan berbagai fasilitas selama kegiatan tersebut berlangsung.

Kegiatan bimtek ini justru mendapat dukungan dari berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), seperti Acheh Future. Lembaga ini menyatakan mendukung penuh kegiatan bimtek keuchik ke Lombok yang nantinya akan membawa manfaat bagi desa.

“Kami sangat mendukung penuh kegiatan bimtek ini. Karena secara umum kita lihat desa-desa memang sangat membutuhkan peningkatan kapasitas. Di samping itu, kami sangat berharap kepada aparatur desa untuk mendukung juga pendidikan nonformal di desa masing-masing. Misalnya membuat pengadaan kitab, di mana kita lihat pondok-pondok pesantren yang ada di tiap desa masih sangat kekurangan kitab. Ini juga tidak kalah penting untuk mencegah terjadinya korupsi. Mari kita dukung dan ajari anak bangsa dengan ilmu agama agar jauh dari korupsi,” ujar Ketua Acheh Future, Razali Yusuf. (SJ)

Pos terkait