Bireuen-Sejumlah tokoh-tokoh bola Bireuen urun rembuk di bekas Stadion Cot Gapu, Bireuen, Senin lalu, yang membahas tentang nasib PSSB Bireuen, menyusul direvitalisasi stadion tersebut menjadi Taman Terbuka Hijau (TTH).
Para tokoh bola Bireuen yang diundang dalam event tersebut, antara lain, Soyan Ali alias Yan PT, M Amin Hamzah, T Burhanuddin Thaher, Aziz Bengkel, Ruslan dan sejumlah pemerhati bola laiinhnya di Bireuen. Kehadiran para tokoh tersebut diterima Ketua Umum PSSB Bireuen, Drs Mustafa A Glanggang, Sekum, Tarmizi Hamid alias Abu Tata serta para pengurus lainnya.
Menurut Sofyan Ali yang juga mantan ketua umum PSSB Bireuen mengaku sangat prihatin dengan nasib PSSB Bireuen, sekarang ini. Begitupun dengan tekad membara dari Squad pengurus PSSB Bireuen yang dketuai Drs Mustafa A Glanggang dihapkan bisa menggapai kejayaan PSSB di masa lalu, seperti pernah bercokolnya, PSSB Bireuen di Divisi Utama liga Indonesia.
Sementara terkait kepemilikan stadion Cot Gapu, disebut, PT mantan Bupati Bireuen itu menyebutkan, secara pengakuan milik PSSB Bireuen sebagai home base, sedangkan secara hukum adalah asset Pemkab Bireuen. “Untuk itu saya tidak berani menyebutkan milik siapa, tapi setahu saya, stadion tetsebut hanya untuk dipakai PSSB ,” sebutnya seraya menbatakan stadion tersebut secara hukum sudah menjadi milik pemerintah,(de jure).
Semenjak Ia menjadi Ketua Umum PSSB Bireuen, mengantikan Ketua sebelumnya, H Asyeuk H Yusuf tidak menyebutkan bila stadion tersebut merupakan asset PSSB Bireuen, selain tempat PSSB mengkuti latihan maupun home Base bonden asal Bireuen itu. “Kita berharap pemerintah untuk secepatnya membungun Stadion yang resprentatatif,” pintanya.
Dilatakan, terlepas dari semua itu, sebagai langkah untuk kemajukan PSSB dimasa mendatang, keinginan dari Tarmizi Beuligat alias Abu Tata, untukmerecanakan mendirikan perusahaan sepertinya halnya di Bandung maupun Surabaya yang mampu membiayai pemain sepakbola setempat, sangat diapresinya, yang diharapkan semua pihaknya bisa mendukung gagasan tersebut.”Jika perusahaan atau yayasan dimaksud bisa tercapai, tentu saja, PSSB ke depan akan berhasil, dan mandiri,”ungkapnya Yan PT.
Sementara Tarmuizi Beuligat mengemukan, pihaknya menginginkan pendirian PT atau Yayasan untuk membantu keuangan PSSB, yang saat ini sedang mengikuti latihan untuk persiapan kompetisi Liga 3 Regional Aceh.”PT PSSB akan kita bangun, yang nantinya pemilik sahamnya dari masyarakat, pemerintah dan PSSB Bireuen. Jika itu tercapai kita tidak perlu meminta-minta ke sana kemari,” ujar Abu Tata seraya mengatakan, dalam waktu dekat akan mengirimkan orangnya untuk belajar ke PT Persib Bandung Bermabat bagaimana cara mengelola perusahaan tersebut
Ketua PSSB Bireuen, Drs Mustafa A Glanggang mendesak pemerintah untuk segera memnagun stadion penganti, karena dalam jangka waktu dua tahun itu, akan menuntuk Pemkab Bireuen, jika tidak dibangun stadion penganti.(Maimun Mirdaz)),





