DPRD Padangsidimpuan Disorot, Mahasiswa Soroti Kondisi Fasilitas Gedung dan Dorong Evaluasi Pemeliharaan

Padangsidimpuan | Bongkarnews 

Ketua Umum PB-GEMA BT (Pimpinan Besar Gerakan Mahasiswa Bawah Tanah), Ahmadi Saleh Hasibuan, bersama Ketua Umum Lembaga Eksekutif AN-PP (Aliansi Nasional Pemantau Pemerintah), Willy Alfisyahri Ritonga, menyoroti kondisi fasilitas di lingkungan Kantor DPRD Kota Padangsidimpuan setelah menemukan adanya genangan air di depan kamar mandi/toilet dekat Ruangan Bagian Umum DPRD Kota Padangsidimpuan.

Bacaan Lainnya

Temuan tersebut diperoleh saat keduanya melakukan kunjungan ke Kantor DPRD Kota Padangsidimpuan pada Selasa, 02 Juni 2026 sekitar pukul 15.45 WIB.

Menurut Ahmadi Saleh Hasibuan dan Willy Alfisyahri Ritonga, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian agar fasilitas yang digunakan dalam aktivitas pemerintahan tetap terjaga dengan baik serta memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna gedung.

“Gedung DPRD merupakan fasilitas publik yang dibiayai oleh negara. Karena itu, pemeliharaan dan pengawasannya perlu dilakukan secara berkelanjutan agar tetap memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat maupun aparatur yang beraktivitas di dalamnya,” ujar Ahmadi.

Willy Alfisyahri Ritonga menambahkan bahwa pengelolaan dan pemeliharaan aset daerah merupakan bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik sebagaimana diamanatkan dalam berbagai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak mahasiswa melakukan konfirmasi kepada Sekretaris DPRD Kota Padangsidimpuan. Melalui pesan WhatsApp yang diterima pada Rabu, 03 Juni 2026 pukul 08.49 WIB, Sekretaris DPRD menjelaskan bahwa genangan air tersebut disebabkan oleh kebocoran pipa yang sedang dalam proses perbaikan.

“Itu sudah dibersihkan, ada pipa yang bocor dan sedang dalam perbaikan. Kalau pintu dan kayu sudah dibersihkan tapi ada yang menaruhnya lagi di sana,” tulis Sekretaris DPRD Kota Padangsidimpuan.

Menanggapi penjelasan tersebut, Ahmadi Saleh Hasibuan menyampaikan apresiasi atas respons yang diberikan serta informasi mengenai langkah perbaikan yang sedang dilakukan. Namun demikian, ia berharap perhatian utama tetap difokuskan pada upaya pemeliharaan fasilitas agar kondisi serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

Ahmadi juga mencoba mengkonfirmasi kepada pihak DPRD Kota Padangsidimpuan khususnya Wakil Ketua I DPRD Kota Padangsidimpuan Hj.Taty Ariyani Tambunan,S.H dan Wakil Ketua DPRD II H.Rusydi Nasution, S.T.P, M.M melalui pesan WhatsApp tetapi tidak ada tanggapan sama sekali.

“Kami menghargai klarifikasi yang telah disampaikan, khususnya terkait kebocoran pipa yang sedang diperbaiki, tapi kami juga sayangkan karena tidak adanya tanggapan dari Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan seolah olah tidak peduli dengan keadaan kantor DPRD Kota Padangsidimpuan.Harapan kami, perhatian bersama dapat difokuskan pada upaya peningkatan pemeliharaan fasilitas sehingga lingkungan kerja dan pelayanan publik tetap terjaga dengan baik,” kata Ahmadi.

PB-GEMA BT dan AN-PP menyatakan bahwa penyampaian temuan ini merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial yang dijalankan secara konstruktif sebagai wujud partisipasi masyarakat dalam mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.(JH.Lubis/H.S.Pulungan)

Pos terkait