Uang Operasional Telah Di”86”kan, Anggota Satpol PP dan WH Copot Uniform di Kantor Bupati Bireuen - Bongkarnews

Sitename

Description your site...

Uang Operasional Telah Di”86”kan, Anggota Satpol PP dan WH Copot Uniform di Kantor Bupati Bireuen

49798 KALI DIBACA
Uang Operasional Telah Di”86”kan, Anggota Satpol PP dan WH Copot Uniform di Kantor Bupati Bireuen
Puluhan anggota Satpol PP dan WH Bireuen melakukan aksi protes ke kantor pemerintahan Bireuen pada Kamis sore 4 Januari 2018 dengan cara melepas serentak dan mengumpul uniform dinas yang mereka kenakan . Menurut Informasi yang diperoleh, Luapan Amarah mereka terkait dengan tindakan oknum sekantor yang telah meng”86”kan dana operasional tahun 2017 jatah mereka yang tak kunjung dibayarkan oleh pengambil kebijakan SKPK tempat mereka bertugas.

PDA

BIREUEN | BN – Diakui atau Tidak, Pemandangan Kesibukan  pegawai yang tampak dari berdetaknya  Roda Pemerintahan  Kantor Bupati Kabupaten Bireuen nampak hening dan berjalan apa adanya sejak pergantian pimpinan kabupaten usai Pilkada awal Februari Lalu.

Keadaan sontak berbalik hingga suasana Kantor Pemerintahan Kabupaten terasa menemukan jati dirinya menyusul kedatangan  dua truk reo berbadan sedang yang ditumpangi hampir seratusan petugas Satpol PP dan WH meluncur memasuki pekarangan kantor bupati   sembari meneriakan yel-yel ketidak puasan melalui alat pengeras suara TOA tangan, Kamis 4 Januari 2018 sekira mulai pukul 15.00 Wib.

Nyatanya, mereka datang mencari solusi atas kekecewaan terkait uang jatah opereasional mereka yang telah sekian bulan yang konon memang telah di”lahap” oleh oknum  atasan. Bongkar News juga sempat mendapat Info bahwasanya oknum bendahara yang bertanggungjawab atas penggunaan keuangan yang mereka tuntut sudah sekian lama menghilang tidak masuk kantor, atau “Tiarap” dari tanggungjawabnya.

Keadaan sedikit memanas dan menarik perhatian para pegawai di seluruh bagian Setretariat Kantor Bupati, Namun Begitu seorang pegawai melihat keadaan itu dari sisi berbeda sambil bergumam, ini baru terasa hidup kantor pusat pemerintahan kita, dan beginilah gairah Bireuen Aslinya.

Keterangan yang sempat dihimpun Media ini dari seorang tokoh pengamat system kinerja kantor pemerintahan tingkat kabupaten menyatakan, manyoraitas PNS Nampak apatis menyelesaikan tanggungjawabnya karena dihantui nasib posisi dan jabatan yang bakalan dipermak dalam waktu dekat oleh Bupati Yang baru terpilih.

“Bayangan tersebut mengakibatkan para pegawai bersikap kurang pro aktif mengawal tugas rutin bidang masing-masing,” begitu komentar sumber  layak dipercaya di BP Coffe Jalan Juli beberapa hari lalu.

Terkait Aksi Protes, Informasi yang diperoleh dari seorang pegawai senior WH Bireuen Mulyadi Abec mereka terpaksa memilih jalan berunjuk rasa  ke kantor Bupati Bireuen setelah pertemuan musyawarah  kesekian kalinya dengan Kasat dan Kabid trantib pada waktu pagi harinya juga tidak diperoleh jalan keluar memuaskan untuk para rekan-rekan.

Menurut Mulyadi sejak sekitar satu  tahun terakhir dana peruntukan operasional lapangan, dana penertiban dan dana ott dengan jumlah total mencapai angka 100 juta lebih  belum dicairkan. “Kami menuntut kejelasan uang tersebut supaya segera diberikan kepada anggota,” lanjut anggota Provost satpol PP tersebut.

Seorang Petugas Satpol PP dan WH berbadan tegap yang tidak mau namanya ditulis disini menambahkan, Total dana senilai itu adalah merupakan merupakan gabungan dari uang jatah beberapa item diantaranya Uang Panataan Tata Ruang, Uang HUT Satpol PP Uang Makan Bulan Juli 2017 lalu yang jatah per orang seharusnya Rp 15.000 tapi dikasih Cuma Rp 9.000,-dan ditambah lagi Honorium Pengamanan Hari Besar, plus uang pengamanan terpadu, seluruhnya dikuasai sepihak.

Gelar aksi mereka diterima oleh pejabat Teras Pemkab Bireuen diantaranya  Asisten satu Kabag Pemerintahan dan Kabag Humas  Sekdakab Bireuen yang selanjutnya dilakukan audiensi dengan Sekda beserta Wakil Bupati Bireuen di ruangan Oproom Kantor Pemerintahan Bireuen,.

Sebelum Pertemuan dan musyawarah tersebut  membuahkan hasil hingga puluhan anggota Satpol PP dan WH sepakat membubarkan diri hingga pukul 17.00Wib lewat karena  merasa uneg-uneg  jatah uang operasional yang lenyap sudah tertampung, para petugas pengamanan dan ketertiban kantor pemerintahan tersebut sempat melakukan aksi melepas dan mengumpulkan uniform yang mereka kenakan depan teras kantor Bupati.

Sekda Ir Zulkifli dalam uraian kalimat pembukanya menyatakan permohonan maaf atas keterlambatan pihaknya hadir bertatapmuka dengan para pengunjuk rasa karena sedang berada di kediaman pribadi Bupati menghadiri acara syukuran turun tanah cucu, anak kedua dari Putra kesayannganya H Uun  di kawasan Desa Paya Meuneng Kecamatan Peusangan sekitar 3 kilometer arah timur dari gedung kantor Bupati Bireuen.

Mewakili Bupati H Saifannur yang sedang beramah-tamah dengan banyak tamu undangan dikediaman nya, Wakil Bupati Bireuen H Muzakkar A Gani setelah menyimak masukan dari beberapa orang mewakili  para pengunjuk rasa mengeluarkan statemen tegas yang sedikit melegakan para petugas Satpol PP dan WH. Muzakkar dengan tegas menyatakan apabila setelah dilakukan klarifikasi terhadap Kasatpopl PP dan WH nanti apa yang telah mereka sampaikan tersebut adalah benar adanya maka resiko jabatannya akan segera dicopot.

“Dengan Penuh harap saya menginginkan persoalan ini cepat selesai supaya adik-adik sekalian bisa kembali  menjalankan tugas sebaik-baiknya,” demikian Wakil Bupati Bireuen, Muzakkar. (Roesmady)