Tiga Besar Calon Pejabat Eselon II Kabupaten Dairi Diumumkan, Sekda Dairi : Lelang Jabatan Eselon II oleh Tim Pansel Bukan Sekedar Formalitas

DAIRI | bongkarnews.com – Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Dairi tahun 2020 telah mengumumkan nama-nama peserta seleksi yang dinyatakan lulus dan masuk 3 (tiga) besar sebagai calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama sesuai dengan jabatan Pimpinan Tinggi yang dilamar.

Ketiga nama ini pun telah diserahkan kepada Pejabat yang Berwenang (PyB) dalam hal ini Sekretaris Daerah, Drs Leonardus Sihotang untuk memberikan pertimbangan-pertimbangan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam hal ini Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu untuk nantinya ditetapkan setelah mendapatkan rekomendasi dari Komisi ASN.

Bacaan Lainnya

Terkait ketiga nama yang masuk tiga besar untuk mengisi Jabatan Kepala di 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Jabatan Eselon II, Sekda Kabupaten Dairi, Drs Leonardus Sihotang menegaskan bahwa hasil akhir dari seleksi penjaringan dalam lelang jabatan yang digelar oleh Tim Pansel bukan sekedar formalitas sebagaimana persepsi negatif publik yang timbul selama ini dalam penyelenggaraan lelang jabatan di berbagai daerah. Ia menyampaikan ketiga nama yang masuk dalam tiga besar tersebut merupakan pilihan terbaik dari tim seleksi atas berbagai tahapan seleksi mulai dari penelitian administrasi, rekam jejak, penulisan makalah, pemaparan, wawancara dan assesment test sampai pada akhirnya memilih 3 peserta terbaik.

“Kita apresiasi kinerja tim pansel yang telah menyelesaikan kerjanya dan telah mengumumkan ke publik sebagaimana amanat undang-undang. Pengumuman ini diperlukan untuk membatasi gerakan peserta yang belum lolos, artinya menutup ruang bagi peserta untuk melakukan lobi-lobi untuk menjadi tiga besar. Dan ketiga nama yang masuk sebagai tiga besar ini dinilai layak dan memiliki kemampuan yang memadai dalam membantu kerja pimpinan, mensukseskan visi misi pimpinan untuk bisa bekerja cepat dan tepat dan memiliki hasil kerja yang nyata ke depan,” terang Leonardus Sihotang.

Sekda Kabupaten Dairi, Leonardus Sihotang lebih lanjut menjelaskan tujuan pengisian pejabat pimpinan tinggi ini adalah untuk benar-benar mendapatkan para pimpinan yang memiliki kesiapan fisik dan mental, kualifikasi dan kompetensi, integritas dan komitmen yang kuat untuk mengemban tugas dan tanggung jawab dalam mewujudkan visi dan misi Pemkab Dairi.

“Siap dan sanggup bekerja keras serta memiliki semangat pelayanan yang tinggi. Pemkab Dairi dan masyarakat secara keseluruhan mengharapkan kinerja yang tinggi dari para pejabat di jajaran Pemkab Dairi,” jelas Leonardus Sihotang.

Ia juga tidak lupa berpesan kepada ketiga nama yang nantinya akan dipilih Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam hal ini Bupati Dairi untuk ditetapkan dan diangkat oleh Eddy Keleng Ate Berutu bisa dengan cepat menyesuaikan diri dengan ritme kerja pimpinan itu sendiri.

“Bupati Dairi memiliki ekspektasi yang tinggi dari hasil seleksi yang dilakukan oleh Pansel, dimana hasil pansel ini adalah orang-orang terbaik, sehingga buktikan dengan hasil kerja dan dapat menyelesaikan target kerja yang dibebankan. Dan evaluasi akan dilakukan dalam kurun satu tahun ke depan, jika nantinya tidak tercapai, siap-siap untuk dievaluasi,” tegas Leonardus Sihotang.

Sekda Kabupaten Dairi, Leonardus Sihotang juga berpesan, kepada para pejabat yang belum berhasil dengan telah terpilihnya calon Eselon II yang nantinya akan menduduki Kursi Jabatan Kepala OPD yang saat ini lowong, atau diisi oleh pejabat pelaksana tugas (Plt.) ataupun pejabat lain yang di Eselon III yang lepas jabatan agar tidak berkecil hati.

“Jabatan itu jangan hanya dijadikan marwah, namun jabatan itu adalah tugas dan beban tanggungjawab, satu sisi harus disyukuri ketika jabatan itu dilepas dari diri kita, artinya kita setidaknya terlepas dari beban dan tugas kerja yang berat,” ujar Leonardus Sihotang.

Begitu juga yang nantinya para PNS yang akan mendapatkan jabatan baru, Leo juga berpesan agar sebisa mungkin keluar dari zona nyamannya, karena berbagai PR (pekerjaan rumah) dan tugas berat menanti yang harus diselesaikan.

“Para pejabat diberikan target kerja, mereka dinilai layak dan mampu untuk itu tunjukkan lewat kinerja. Saya tegaskan kembali yang terpilih nanti target kerjanya akan dievaluasi dalam tempo 1 tahun. Jika target kerja tidak terpenuhi, siap-siap untuk dievaluasi.” tegas Leonardus Sihotang.

 

(BD.007)

Pos terkait