Soal PAW : Toke Medan Minta Tgk Am Cureh Bersabar Hingga Gedung DPRK Bireuen Di Cot Gapu Siap Dibangun

BIREUEN | BN – Kisruh yang sedang menggema dalam tubuh Partai Aceh (PA) DPW Bireuen seakan kian bertambah marak. Polemik berawal dari kehadiran kelompok Boing yang berjumlah puluhan pemuda  menyambangi Kantor DPW Bireuen saat dikantor tersebut sedang berlangsungnya rapat interent pembahasan beberapa hal, Jumat 24 April 2017.

Kedatangan kelompok mantan Panglima Muda Daerah III PA/KPA Wilayah Batee Ie Liek Sufri Daud alias, itu bertujuan meminta pertanggungjawaban atas kekalahan kandidat PA Pilkada Bupati Bireuen Lalu, hingga Meminta diadakan Musyawarah Luar biasa(Muslu) untuk kepentingan evaluasi Partai dalam menghadapi Pileg 2019 nanti.

Sehari kemudian Sabtu 25 April 2017, Sekjen Plt DPW PA Bireuen Kautsar via press realise yang dikirim kepada sejumlah media di Bireuen menyatakan, jika Boing Cs yang menyambangi kantor PA Bireuen malah sempat membuat aksi kriminal sama sekali tidak punya hak lagi mengintervensi urusan dalam PA, mengingat Sufri Daud tidak komit mengikuti aturan partai dengan menjadi Timses kandidat calon Bupati Perseorangan Ruslan M Daud dalam Pilkada lalu.

Kautsar juga menyatakan bahwa gerakan tersebut mempunyai tujuan terselubung yakni menggagalkan upaya PAW seorang DPRK Bireuen Abdul Gani Isa (Toke Medan) yang sudah sampai waktu sesuai surat perjanjian yang pernah ditandatangani. “Mereka mengangkat Isu Muslub, untuk menghalanghalangi proses Pergantian Antar Waktu (PAW) yang sedang kami proses,” demikian tulis Kautsar.

Statemen Kautsar mendapat bantahan malah kecaman keras dari Sufri Daud alias Boing melalui publikasi sejumlah media online. Kuat dugaan Rentetan daripada itu, rumah kediaman Abdul Gani Isa (Toke Medan) di Dusun Tgk Cot Meurak, Desa Geulanggang Kulam, Bireuen yang disebut-sebut bakal di PAW pihak pengurus DPW PA Bireuen dilempari dua bom molotof oleh OTK Senin 24/04/2017.

Perseteruan politik Interen PA Bireuen bersambung dengan pernyataan (Statemen) dari mewakili massa pendukung Tgk Am Cureh yang konon tokoh yang bakal menggantikan Abdul Gani Isa (Toke Medan) dalam masa separuh masa priode.

Surat pernyataan berupa Press Realise yang ditandatangani pemuda Gampông Cureh, 25 April 2017 bernama Khairuddin dikirim ke Email Bongkar News Selasa 25 April 2017. Adapun bunyi darpada surat pernyataan tersebut adalah :

Kami yang bertanda tangan dibawah ini, dalam hal ini mewakili kelompok masyarakat Gampông Cureh, Kota Juang – Bireuen; terutama kader, anggota dan simpatisan Partai Aceh wilayah Bireuen yang telah mendukung dan memilih saudara Amriyadi atau lebih dikenal Tgk. Am Cureh dalam Pemilu Legislatif Kabupaten Bireuen 2014 lalu.

Sehubungan dengan pemberitaan media beberapa hari terakhir, yang telah membawa-bawa proses PAW anggota DRPK Bireuen dari saudara Abdul Gani Isa atau Toke Medan ke Tgk. Am Cureh, dalam kasus keonaran yang menimpa kantor DPW-PA Bireuen beberapa hari lalu.

Kami merasa perlu untuk menyampaikan sejumlah pernyataan dengan tujuan menjelaskan duduk masalah, meluruskan pemahaman, serta unjuk sikap kami sebagai berikut:

  • PAW anggota DPRK Bireun dari Toke Medan ke Tgk. Am Cureh merupakan hasil kesepakatan yang telah diputuskan secara kekeluargaan dan ditetapkan secara organisasional oleh DPW-PA pada 2014, menyusul perselisihan suara pasca Pasca Pileg yang kami fikir lazim terjadi di daerah manapun.
  • Kesepakatan PAW itu tertuang dalam surat perjanjian antara saudara Abdul Gani Isa dengan partai pada 2014, dan kemudian di perkuat oleh surat pernyataan DPW-PA Bireuen untuk melakukan PAW yang di tanda tangani sendiri oleh Ketua DPW-PA Bireuen Tgk. Darwis Jeunieb pada 3 Oktober 2016.
  • Menepati komitmen diatas, DPW-PA Bireuen kemudian memulai persiapan PAW tersebut sekitar awal April kemarin yang dianggap waktu terbaik setelah selesainya hajatan Pilkada 15 Februari 2017 lalu yang tentu menguras energi dan konsentrasi kerja.
  • Secara prinsip, DPW-PA Bireuen sangat menghargai pelaksanaan perjanjian PAW. Ini ditandai dengan pernyataan Plt. Sekwil Kautsar S.Hi yang menjamin akan memproses PAW tersebut dalam waktu cepat. Dengan ini, kami menyatakan penghargaan setinggi-tingginya atas sikap bijaksana yang diambil DPW-PA tempat kami bernaung.
  • Kebijaksanaan yang telah ditunjukkan Ketua Tgk. Darwis Jeunieb dan Sekretaris Kautsar S.Hi membuat kami tenang dan optimis akan terpenuhinya komitmen. Sehingga kami merasa tidak perlu tergesa-gesa menuntut hal tersebut, apalagi menempuh cara–cara ngotot.
  • Kami menyadari, bahwa ada riak-riak kecil selama proses PAW ini. Sebagaimana yang kami dengar sendiri, DPW-PA Bireuen telah mencoba mengundang Toke Medan untuk bicara hati ke hati perihal persiapan PAW, namun yang dimaksud belum dapat hadir.

Namun ini bukan masalah besar, karena kami percaya beliau sedang mempersiapkan waktu yang tepat untuk itu, diselang waktu kesibukan beliau yang menjabat Ketua Fraksi PA di DPRK Bireuen.

  • Kami menyayangkan, adanya sejumlah manuver yang dilakukan oleh pihak luar PA Bireuen yang berniat turut campur dan menghalangi proses PAW ini. Upaya memancing di air yang keruh ini jelas sekali terlihat dalam kasus pelemparan bom molotov ke rumah Toke Medan yang sedang mempersiapkan diri dalam proses ini.

Untuk itu, kami mengutuk keras upaya provokasi dengan cara-cara hina seperti ini, yang hendak mengkesankan proses PAW di Bireuen berjalan dengan kekerasan dan pemaksaan. Karena kenyataannya tidaklah demikian, proses PAW berjalan diatas jalur yang telah ditetapkan. Kami sepenuhnya percaya bahwa semua pihak yang terkait dalam proses PAW ini siap melaksanakan komitmen tersebut.

  • Sebagai penutup, kami sekali lagi tegaskan dukungan sepenuhnya atas duet kepemimpinan DPW-PA Bireuen (Tgk. Darwis Jeunieb & Kautsar S.Hi) saat ini yang telah berjuang keras membawa partai keluar dari fase sulit 2016 lalu, serta menghimbau seluruh kader, anggota dan simpatisan PA Bireuen tetap menjaga kedamaian dan kekompakan dalam tubuh partai yang kita cintai bersama ini.

Abdul Gani Isa alias Toke Medan yang juga Ketua Fraksi PA DPRK Bireuen yang diminta tanggapannya mengenai harapan serta surat perjanjian intern partai yang pernah ditandanganinya Selasa malam 25 April 2017 menegaskan, bahwa surat yang pernah dibuat itu merupakan sistem yang berlaku semasa masih berada dalam hutan. “Sekarang Kita sudah bermain politik dalam kota mana bisa pakai lagi sistem hutan,” timpal Toke Medan.

Lebih lanjut Abdul Gani Isa juga menyatakan, dirinya memang pernah membuat pernyataan akan komit terhadap segala susuatu yang berlaku atas kebijakan partai. Namun Peroses PAW pun kan memiliki tata cara dan kriteria alasan tersendiri, misalkan salah satunya seseorang mempunyai kesalahan yang mencemarkan nama baik partai secara fatal.

“Kalau tentang pribadi saya memangnya  ada salah apa dengan partai,” demikian tanya Toke Medan, seraya menambahkan jika pun Tgk Amriyadi itu kepingin sekali menduduki kursi dewan Bireuen sampaikan pada  beliau untuk bersabar aja sampai gedung DPRK di Cot Gapu itu berfungsi, (Gedung DPRK Bireuen di cot Gapu Bireuen kini baru siap dibangun sekitar 20 persen dari total anggaran sebesar Rp 80 milyar yang ditargetkan – red).

Sementara menurut Plt Sekjen PA DPW Bireuen Kautsar dalam klarifikasinya menyangkut kedatangan kelompok Boing Cs ke Kantor PA Bireuen Jumat 24 April menegaskan terkait rencana dan proses PAW terhadap salah seorang DPRK PA Bireuen disebutkan akan dilakukan, DPW-PA Bireuen  dalam jangka waktu secepatnya sesuai komitmen internal yang telah disepakati sejak awal. (Real/Roesmady)

EPAPER BONGKARNEWS

Redaktur (ofice)

Berani Mengungkap, Lugas Membahas