Kapolres Lhokseumawe: Saya Lebih Baik Dikritik dari pada Disanjung

Lhokseumawe | BN – Kepala Polisi Resor Lhokseumawe, Hendri Budiman beserta jajarannya, menggelar Silaturahmi dengan Wartawan Media Cetak dan Online bertempat di aula rumah makan ayam penyet Pak Ulis, Jalan Merdeka, Banda Sakti, Lhokseumawe, Selasa, 25 April 2017.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah Lintas ketua organisasi wartawan, Serta juga dihadiri puluhan wartawan Media Cetak dan online untuk wilayah kerja Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara.

Dalam pertemuan tersebut Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman menyampaikan, mengenai kinerjanya selama ini, ia lebih lebih baik dikritik daripada disanjung, karena dengan dikritik, dirinya dapat mengintrospeksi diri.

“Saya lebih baik dikritik dari pada disanjung, karena dengan dikritik saya lebih bisa berbuat dan dapat mengitropeksi diri, sebaliknya dengan disanjung saya tidak tau dimana akan kekurangan, maka saya akan berhenti untuk berbuat demi kemajuan dimasa mendatang,” ungkapnya.

Disamping itu, mengenai laporan maupun kasus untuk informasi yang disampaikan kepada wartawan melalui Humas Polres selama ini yang ditangani oleh pihaknya, dirinya meminta masukan kepada wartawan.

Sejauh ini, semenjak ia berugas, baik di Aceh maupun di provinsi lainnya, sudah membangun komunikasi dan kemitraan dengan Insan Pers begitu humanis, maka bila kasus yang ditangani oleh pihaknya belum memenuhi unsur pidana, maka tidak diekpos kepada publik.

Sambungnya, karena intruksi Presiden maupun Kapolri, untuk kasus tindak pidana korupsi yang ditangani oleh pihak kepolisian, tidak bisa di berikan keterangan untuk dipublis, apabila belum ada keputusan inkrah (memiliki kekuatan hukum tetap).

“Menjalankan tugas bukan karena perintah pihak tertentu, tetapi karena perintah negara,” tutupnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Ketua PWI Lhokseumawe-Aceh Utara, Sayuti Achmad mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan silaturrahmi antara Kapolres Lhokseumawe bersama jajarannya dengan para wartawan.

“Wartawan di Lhokseumawe dan Aceh Utara jumlahnya dua ratusan lebih, jadi wajar bila sekali-sekali terjadi mis komunikasi dalam pemberitaan selama ini” ungkap Sayuti Achmad.

Dalam pertemuan Tersebut Turut dihadiri sekaligus memberikan sambutan, oleh Ketua PWA Aceh Maimun Asnawi dan Ketua AJI Lhokseumawe – Aceh Utara Masriadi.(Said Aqil)

Redaktur (ofice)

Berani Mengungkap, Lugas Membahas