Liputan Saur Jati Padang.
Subulussalam, Bongkarnews.com– Sudah kewajiban pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan yang merupakan perioritas utama. Pemerintah pusat pun telah melakukan segala upaya guna terealisasinya program meningkatkan mutu pendidikan tersebut, baik sarana maupu prasarana.
Sekolah Menengah Kejuruan Negeri II Simpang Kiri, salah satu yang perlu mendapatkan perhatian pemerintah. Pasalnya siswa dan para tenaga pengajar mengeluhkan tidak adanya transportasi umum yang menjangkau ke sekolah tersebut. Seperti diketahui SMKN II berada jauh dari pusat kota subulussalam tepatnya di Kampong buluh duri (kilo sebelas.)
Sekolah itu memang sudah difasilitasi dengan bangunan yang baik serta fasilitas pendukung dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Pemerintah pusat telah mengucurkan dana anggaran APBN sejak tahun 2016 lalu. Dan telah di buka sebuah ajaran baru pada tahun 2017-2018 dengan penerimaan siswa /i pertama pula,Banyak siswa/i. hingga menunjang niat siswa untuk menuntut ilmu ke SMKN ll Simpang Kiri dan masuk ke jurusan program pendidikan teknologi baru demi melahirkan karya nyata mandiri setiap siswa yang berprestasi.
Baru pertama di buka ajaran baru SMK tersebut sudah mempunyai siswa 93 orang dan mempunyai dua jurusan. yaitu memiliki program keahlian pendidikan dari bagian jurusan Tata Busana. & Teknik Gambar Bangunan. dengan motto. “Sukses Kaya Dan Berkarakter” cita cita anak bangsa. akan melahirkan lulusan karya mandiri.
Kepala sekolah SMKN II Simpang Kiri Antoni Berampu. S.Pd.M.Pd. mengatakan kepada media bongkarnews. Belum lama ini. di ruang kerjanya. demi memperjuangkan majunya pendidikan sangat butuh kesabaran. apalagi saat ini SMKN 2 Simpang Kiri ini melahirkan program program baru terhadap siswa/i jika lulus nantinya akan mampu membuka lapangan kerja mandiri. setelah tamat dari sekolah ini. Walaupun SMKN ini baru dibuka, banyak masyarakat kota Subulussalam, khususnya saat ini kecamatan Longkip .terdorong untuk menyekolahkan anak anaknya di sini, ada lebih kurang 80% siswa /i kita berasal dari sana Namun terdapat kendala dalam transportasi bus angkutan sekolah. banyak orang tua siswa /i mengusulkan untuk memohon kepada pemerintah daerah dan Kepala dinas pendidikan daerah dan provinsi agar adanya penambahan jarak trayek angkutan bus sekolah. demi semakin banyak peminat masyarakat untuk menyekolahkan anak anaknya tahun depan.. juga banyak siswa harus menempuh jalan kaki. pulang pergi kesekolah dengan berjalan kaki ramai ramai. siswa mengatakan kepada media bongkarnews. saat berkunjung kesekolah SMKN II Simpang Kiri tersebut.





