Pesan Danramil Bintuni “Mari Kita Jaga Bersama Keamanan dan Kenyamanan Kabupaten Teluk Bintuni”

example banner

BINTUNI | Bongkarnews.com – Dandim 1703 Manokwari Letkol (Inf) Hendriek Paulus Mote melalui Pelaksana harian (Plh) Danramil 1703-05 Koramil Bintuni Lettu (Cba) SM Womsiwor SH, saat di konfirmasi para awak media tadi siang, Sabtu (8/9/2018), terkait sekelompok massa yang melakukan aksi long march dari taman kota hingga Jl Raya Bintuni, Kali Kodok dengan membawa Bendera dan atribut Bintang Kejora menerangkan.

” Aksi tadi pagi yang dilaksanakan oleh masyarakat kelompok kecil kurang lebih 34 Orang, kalau tidak salah masyarakat ini dari kampung Yensei yang berada di Bintuni dan juga beberapa warga lain mereka di pengaruhi oleh orang yang tidak bertanggung jawab ” ucapnya.

Dilanjutnya , ” Atas aksi yang di lakukan oleh sekelompok masyarakat kecil tersebut, rekan-rekan kita yang terdiri dari Kepolisian Polres Teluk Bintuni, Polsek maupun Koramil menghentikan kegiatan mereka, sekaligus Pak Kapolres menanyai mereka siapa yang bertanggung jawab dalam aksi yang mereka lakukan, tapi mereka mengatakan semua bertanggung jawab ” , Ujar Womsiwor.

Selanjutnya setelah dihentikan, sekelompok massa itu dari Kali kodok dengan menumpang kendaraan milik kepolisian Teluk Bintuni, mereka dibawa ke kantor Polsek Bintuni untuk dimintai keterangan atau penyidikan lebih lanjut, Kata Plh Danramil Bintuni.

Kita dari Koramil Bintuni maupun rekan-rekan dari POS AL kita tetap membantu membeckup rekan-rekan kita dari Kepolisian Polres Teluk Bintuni untuk demi keamanan Kabupaten Teluk Bintuni.

Dilanjutnya untuk diketahui kurang lebih selama 10 tahun ini tidak pernah semacam aksi yang tadi, terjadi di Bintuni. Untuk itu Kepolisian meminta kepada Lembaga Masyarakat Adat (LMA) yang ada di Bintuni dihadirkan untuk melihat secara langsung beberapa masyarakat yang dibawa ke Polsek untuk bagaimana memberikan pencerahan.

“Karena mereka ini hanya terpengaruh saja akhirnya dengan terpengaruh itu akhirnya mereka membuat aksi tadi pagi dengan membawa atribut yang dilarang oleh undang-undang di Negara Republik Indonesia “

Siapa orangnya yang mempengaruhi masyarakat, Polres masih melakukan penyelidikan apakah kelompok dari Manokwari atau siapa, sementara masih di dalami oleh Polres Teluk Bintuni.

Berdasarkan informasi yang kita dapatkan sedikit, memang orang yang mempengaruhi masyarakat adalah warga dari luar tapi orang asli sini (Teluk Bintuni) mungkin dia sudah terpengaruh di luar daerah sehingga datang ke Bintuni untuk mempengaruhi masyarakat atau saudara-saudaranya di Bintuni.Begitu juga dengan atribut-atribut juga dari luar di datangkan namun kejelasnya nanti kita tunggu hasil dari pendalaman dari Polres.

Kami dari Koramil dan POS AL untuk keamanan ke depan kita tetap kordinasi dengan Polres dan Polsek untuk menjaga stabilitas keamanan yang ada di Kabupaten Teluk Bintuni, untuk tetap aman sehingga aktifitas pemerintah dan masyarakat bisa berjalan tertib dan aman. (Haiser Situmorang).

EPAPER BONGKARNEWS

Redaktur (ofice)

Berani Mengungkap, Lugas Membahas