Sitename

Description your site...

script type="text/javascript"> var uid = '184876'; var wid = '396385';

Penjelasan Bupati Soal Gaji Bidan PTT Dinilai Rancu

91887 KALI DIBACA
Penjelasan Bupati Soal Gaji Bidan PTT Dinilai Rancu

Bireuen | BN-Ketidakjelasan gaji sekitar 310 Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Dokter PTT yang bertugas di Bireuen ,yang lima bulan tidak terima gaji, akhirnya terjawab, menyusul dalam jawaban dan penjelasan Bupati Bireuen terhadap pemandangan umum anggota DPRK pada acara pembahasan rancangan qanun tentang pertannggunganjawaban pelaksanaan APBK tahun anggaran 2016, di Gedung DPRK Bireuen, Rabu (26/7).

Dalam jawabannya Bupati Bireuen H Ruslan M Daud menjelaskan tentang gaji bidan PTT yang telah telah diangkat menjadi CPNS belum dibayarkan untuk bulan Maret dan April 2017, dikatakan, berdasarkan surat dari Kementrian Kesehatan RI No Kp 01001/IV/153/2017 tanggal 16 Pebruari 2017 . Perihal tindak lanjut dan penyampaian penetapan kebutuhan dan hasil selesai Apratur Sipil Negara di Lingkuingan pemerintah daerah dari pegawai tidak tetap (PTT) Kementerian Kesehatan. Pada point ke 5 dalam surat itu, disebutkan, Selajutnya Pemerintah Daerah wajib membayarkan gaji dan tunjangan lainnya bagi CPNS sesuai dengan perundang-undangan. Kementerian Kesehatan menganggarkan gaji gasji/insentifdokter/dokter gigi/ bidan PTT kementerian kesehatan hanya sampai bulan Pebbruari 2017.
Mengingat pembahasan dan pengesahan APNBK Bireuen tahun 2017 sudah dilakukan pada akhir November 2017, maka TAPD tidak memperhitungkan gaji/insentif tersebut akan dialokasi dalam DIPA Kementrerian Kesehatan ..Oeh Karena itu , sesuai surat menkes . maka gaji/insentif./bidan PTT tersebut akan dialokasikan dalam APBK-P Bireuen Tahun anggaran 2017.

Begitupun, penjelasan Bupati Bireuen dinilai masih rancu, mengingat yang renacana gaji dibayarkan itu merupakan gaji CPNS, sedangkan TMT dalam CPNS mereka terhitung 1 Mei 2017, artinya Gaji bidan PTT mulai dihitung pada 1 Mei 2017.Sementara Bupati Bireuen mengatakan, gaji CPNS masuk dalam APBK Perubahan, akan dibayarkan mulai Maret dan April 2017, sedangkan dalam Bulan Maret-April 2017, mareka belum masuk dalam TMT.Jadi untuk bulan Maret-April yang dibayar apanya, gaji kah atau kontrak bidan PTT, seharusnya Pemda Bireuen membuat TMT mareka mulai I Maret 2017.

Anggota DPRK Bireuen M Jamil; dari PAN mengaku telah mempertanyakan hal itu kepada Bupati Bireuen dan sudah mendapat penjelasan seperti itu. Artinya gaji bidan PTT menunggu APBK perubahan, menyangkut TMT pihaknya belum mengetahui menyangkut TMT bidan itu sendiri, dan perlu mempertanyakan sekaligus berembuk kembali, “Hal ini perlu penjelasan, yang dibayarkan bulan Maret-April 2017, apakah gaji CPNS atau kontrak PTT, sedangkan bidan PTT tersebut TMTnya terhitung 1 Mei 2017, kan rancu kalau gaji CPNS dibayar mulai maret. Terkecuali bidan PTT itu, TMT 1 Maret 2017.

Kalangan dewan berharap Kadiskes Bireuen maupun intansi yang berwenang, melakukan koordinasi ke Menkes di Jaklarta, sehingga tidak ada yang dirugikan manyangkut masalah ini, konon lagi, mereka terlah lima bulan belum legi terima haknya, selaku bidan PTT ataupun CPNS yang belum legi menerima SK-nya. Seharusnya Kemenkes RI tidak memutus kontrak sepihak bidan PTT yang sebenarnya berakhir kontrak Bulan, Oktober 2017. Begitu juga pemda daerah setempat, sudah tahu kontrak diputus Kemenkes sampai Bulan Pebruari 2017, kenapa TMTnya di buat 1 Mei 2017,”Jadi di mana gaji Maret dan April 2017, hal ini yang perlu diperjelas,” ucapnya.(Maimun Mirdaz)

script type="text/javascript"> var uid = '184876'; var wid = '396385';
script type="text/javascript"> var uid = '184876'; var wid = '396385';