MEDAN | Bongkarnews.com- Dinas Pariwisata (dispar) Kota Medan diingatkan agar tidak setengah hati dan angin-anginan memajukan industri pariwisata. Khususnya ekowisata mangrove di Belawan.
“Pengembangan ekowisata hutan bakau (track mangrove) di Kelurahan Belawan Sicanang, Medan Belawan hendaknya dikelola dengan serius dan matang,”ujar Ketua Komisi C DPRD Medan Hendra DS, Senin (27/8).
Politisi Hanura ini menambahkan, objek wisata mangrove di kawasan Medan Utara cukup potensial. Untuk itu, diperlukan keseriusan Pemko Medan menata lebih profesional dan tidak asal asalan.
“Apa yang dilakukan Dinas Pariwisata menggali objek wisata mangrove di Belawan cukup bagus dan patut didukung. Sebab, potensi wisata bakau tersebut dinilai cukup menjanjikan. Selain menjadi obyek wisata juga dapat menjaga habitat tumbuhan dan hewan. Tanaman bakau juga akan menahan abrasi laut. Kita minta agar Dinas Pariwisata dapat melakukan pengawasan dan pemeliharaan berkelanjutan,” ujar Hendra seraya menyebut akan mendukung jika Dinas Pariwisata Medan mengalokasikan anggaran di APBD Pemko Medan untuk pengelolaan pariwisata bakau (mangrove) di kawasan Medan Utara. (ft)





