ACEH UTARA | BN – Pembangunan jembatan Rayeek Pangee Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara diduga proyek siluman, Pasalnya pembangunan jembatan tersebut tidak memiliki plang proyek, Padahal pekerjaan tersebut sudah berjalan sekira dua bulan dan hampir Mencapai 40 Persen.
Tentu hal ini memicu dugaan pembangunan jembatan tersebut, merupakan pekerjaan sesuka hati yang disebut proyek siluman, sehingga informasi terkait pembangunan jembatan tidak diketahui berapa jumlah anggaran, dan nama pemilik kontraktornya yang harus menjadi hak publikasi untuk masyarakat.
“Saya gak tahu bang, proyek ini siapa yang mengerjakan dan siapa pengawasnya, dari mana anggarannya dan berapa besaran dananya, sedangkan pekerjaan ini sudah berjalan sekira kurang lebih dua bulan lamanya,” tutur husni (56), salah satu warga Setempat , kepada Media ini dilokasi proyek, Rabu (18/10).
Namun menurut husni, hal tersebut juga pernah di tanyakan kepada salah satu petugas yang pada waktu itu ada di lokasi proyek, namun kata petugas tersebut tidak paham masalah plang itu.”Kami hanya bekerja masalah plang proyek tidak mengerti jawabnya.Cerita husni meniru ucapan salah seorang tukang menjawab pertanyaannya,”jelas husni.
Dimana keberadaan plang proyek sebagai bahan infomasi masyarakat sama sekali tidak terlihat. Hal ini tentu sudah bertentangan dengan UU Nomor 14 tahun 2008 tentang informasi publik.
“Selanjutnya dari pantauan wartawan, terlihat dari bentuk pekerjaanya, proyek itu adalah proyek jembatan dengan biaya yang besar, sebab puluhan pekerja terlihat sibuk membangun,bahkan dilokasi terlihat ada beberapa tiang pondasi yang dipasang dengan alat berat yang kini tinggal pengecoran.
saat di konfirmasi Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Muhammad, MT Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Aceh menjelaskan,pembangunan proyek jembatan rayeek pangee tersebut di bawah satuan dinas provinsi aceh, pihaknya juga tidak mengetahui berapa jumlah anggaran tersebut serta rekanan pelaksana.
“kami tau tentang pembangunan proyek jembatan tersebut, karena itu punya dinas provinsi, tapi itu langsung dibawah pengawasan dan tanggung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Aceh .”ujarnya.
Menariknya, Pembangunan Proyek Jembatan Rayeek Pangee tersebut, Dikabarkan dari beberapa sumber Informasi yang diperoleh media ini, Besok Kamis (19/10), Akan ditinjau oleh Orang Nomor Dua di Aceh, Dalam Rangka Agenda kerja, Wagub Aceh Nova Iriansyah untuk memantau Sejumlah Proyek ke Wilayah Aceh Utara.(SA)





