Oknum Komisioner KIP Lhokseumawe  dan Istri Didugs Terlibat Kasus Ternak - Bongkarnews

Sitename

Description your site...

Oknum Komisioner KIP Lhokseumawe  dan Istri Didugs Terlibat Kasus Ternak

Oknum Komisioner KIP Lhokseumawe  dan Istri Didugs Terlibat Kasus Ternak




Lhokseumawe | Bongkarnews.com – Kasus korupsi pengadaan ternak di Dinas Kelautan, Perikanan dan Pertanian (DKPP) Lhokseumawe senilai  Rp. 14,5 milyar, kembali mencuat. Bahkan, dua Perusahaan milik istri dan oknum anggota Komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe disinyalir Ikut terlibat.

Sumber yang berhasil diperoleh wartawan, Senin (24/9),  dari 138 perusahaan yang diduga menerima Bantuan fiktif dari dana aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe tersebut, dua diantaranya milik istri dan angota Komisioner KIP Kota Lhokseumawe, Zainal Bakri. Dengan nama perusahaan tersebut yaitu CV. Alqifari dan CV. Nadya Pratama.

Menyikapi hal tersebut, kepada awak media ini, Senin, (24/9), saat mencoba melakukan konfirmasi Zainal Bakri, Direktur CV. Alqifari, terkait keterlibatan perusahaan miliknya dan juga perusahaan istrinya dalam kasus pengadaan ternak tersebut. Zainal mengaku perusahaan miliknya dan juga milik istrinya menjadi rekanan dalam pengadaan ternak tahun 2014 itu.

”Iya benar kedua perusahaan tersebut, CV. Alqifari atas nama saya sendiri, dan satunya CV. Nadya Pratama atas nama istri saya , Marzaini M Thaib. Namun operasional kedua perusahaan tersebut dikelola oleh istri saya yang juga bekerja di Kadin Aceh Utara, karena saya tidak faham,” sebut Zaenal.

Zaenal mengaku kedua perusahaan tersebut di pinjam oleh pihak lain (Pihak ketiga). Namun Zaenal berkilah pihak perusahaan lupa membuat kuasa terkait pinjam pakai kedua perusahaan tersebut.

“Kedua perusahaan tersebut di pinjam oleh orang Kandang kalau tidak salah, tetapi kuasa  Dirut dari perusahaan kepada pihak kedua, lupa dibuatnya, mungkin karena lupa dan terburu-buru. Saya tidak tau persis terkait hal itu. namun saat saya pulang kerumah pada malam hari, istri saya meminta untuk membubuhkan tanda  tangan saya sebagai Dirut CV. Alqifari,” kata Zaenal.

Disebutkan seharusnya untuk setiap pinjam pakai perusahaan oleh pihak ketiga, pihak Pimpinan Perusahaan wajib membuat surat kuasa.

”Dari 138 perusahaan yang menjadi rekanan dalam kegiatan dikabarkan fiktif. Namun saya tidak yakin yang bahwa isu tersebut benar. Karena sesuai pengakuan istri saya dia juga menyaksikan  penyerahan ternak oleh pihak perusahaan kepada dinas terkait, dan juga pihak dinas juga mengukur ukuran ternak yang diserahkan, serta pihak perusahaan sempat mengambil foto penyerahan untuk Dokumentasi,” tutur Zaenal.

Seperti diketahui, Kasus korupsi pengadaan ternak di DKPP Kota Lhokseumawe Tahun 2014 dengan anggaran 14,5 Milyar telah bergulir ke Pengadilan dengan tersangka Kadis DKPP M.Rizal dan dua Bawahannya.Hasil Audit BPK kerugian negara dalam kasus tersebut mencapai 8,1 Milyar.

Direkrut CV.Nadya Pratama,Marzani M.Thaib yang dikonfirmasi Media, Senin (24/09), melalui telpon seluler menjelaskan, benar ada dua perrusahaan miliknya terlibat dalam pengadaan ternak tersebut yang dikabarkan fiktif, tetapi Perusahaan miliknya di pinjam oleh pihak ketiga.

“Saya bersama timm dari dinas juga pihak ketiga menyaksikan penyerahan ternak itu kepada kelompok penerima, namun saya tidak mengerti kenapa akhirnya menjadi temuan, dan saya juga sempat di periksa beberapa kali oleh pihak Kepolisian Polres Lhokseumawe,” sebut Marzaini M Thaib.(Red)

example banner