Sebanyak 355 jemaah haji Kloter 5 asal Medan dan Tapsel resmi diberangkatkan dari Embarkasi Medan. Simak rincian jemaah, jadwal terbang, dan penggunaan Kartu Nusuq.
MEDAN | BONGKARNEWS – Operasional pemberangkatan jemaah haji dari Embarkasi Medan terus berlanjut. Sebanyak 355 jemaah calon haji (Calhaj) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 5 resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), Senin (27/4/2026) dini hari pukul 00.05 WIB.
Pelepasan rombongan yang terdiri dari 140 pria dan 215 wanita ini dipimpin langsung oleh Kakanwil Kemenag Sumut, Dr. H. Zulkifli Sitorus, MA, di Aula Madinatul Hujjaj, Asrama Haji Medan.
Profil Jemaah: Dari Remaja hingga Lansia
Kloter 5 kali ini didominasi oleh jemaah yang berasal dari dua daerah utama, yakni Kota Medan (216 orang) dan Kabupaten Tapanuli Selatan (127 orang), ditambah 12 orang petugas kloter dan daerah.
Keberangkatan kali ini mencuri perhatian dengan adanya perbedaan usia yang cukup signifikan di antara jemaah. Tercatat, jemaah termuda adalah Refano Muhammad Albie (15 tahun) asal Kota Medan, sementara jemaah tertua adalah Nurhasanah Ritonga (83 tahun) asal Kabupaten Tapanuli Selatan.
Layanan Kartu Nusuq dan Pemeriksaan Kesehatan
Sebelum bertolak ke bandara, seluruh jemaah telah melalui proses administrasi satu atap (one stop service). Selain menerima biaya hidup (living cost) sebesar 750 Riyal, jemaah juga dipastikan telah mengantongi Kartu Nusuq.
“Kami memastikan setiap jemaah Kloter 5 sudah memegang Kartu Nusuq digital. Ini adalah syarat mutlak untuk mengakses layanan ibadah di Madinah dan Mekkah sesuai aturan pemerintah Arab Saudi,” tegas Zulkifli Sitorus dalam arahannya.
Ia juga menambahkan bahwa meski mayoritas jemaah dalam kondisi sehat, tim medis tetap memberikan pengawasan ekstra bagi jemaah kategori risiko tinggi (risti) agar tetap stabil selama penerbangan 9 jam menuju Madinah.
Informasi Tunda Keberangkatan
Berdasarkan laporan PPIH, terdapat satu jemaah atas nama Adi Suharto Samidjo yang terpaksa menunda keberangkatan karena alasan kesehatan. Sesuai prosedur, jemaah yang tertunda akan dipulihkan kondisinya dan diupayakan berangkat pada kloter berikutnya jika sudah dinyatakan layak terbang oleh tim dokter.
Detail Perjalanan Kloter 5:
- Total Jemaah Berangkat: 355 orang.
- Maskapai: Garuda Indonesia.
- Waktu Take Off: Senin (27/4/2026) pukul 00.05 WIB.
- Tujuan: Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah.
(Hza)





