* Sebanyak 360 jemaah haji Kloter 4 Embarkasi Medan asal Batubara, Tebing Tinggi, hingga Nias resmi berangkat. Simak rincian jemaah tertua dan termuda di kloter ini*
MEDAN | BONGKARNEWS – Sebanyak 360 jemaah calon haji (Calhaj) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 4 Embarkasi Medan resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Internasional Kualanamu (KNIA) pada Sabtu (25/4/2026). Rombongan ini dilepas langsung dari Gedung Madinatul Hujjaj, Asrama Haji Medan, setelah menjalani pemeriksaan akhir dokumen dan kesehatan.
Kloter 4 merupakan rombongan gabungan yang berasal dari sembilan kabupaten/kota di Sumatera Utara. Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera pataka kepada pimpinan kloter sebagai simbol amanah dalam memimpin perjalanan ibadah di Tanah Suci.
Komposisi Jemaah dan Asal Daerah
Berdasarkan data manifest, Kloter 4 terdiri dari 355 jemaah dan 5 petugas pendamping kloter dengan rincian asal daerah sebagai berikut:
187 jemaah asal Kabupaten Batubara.
81 jemaah asal Kota Tebing Tinggi.
45 jemaah asal Kabupaten Langkat.
17 jemaah asal Kabupaten Dairi.
13 jemaah asal Kabupaten Karo.
5 jemaah asal Kota Gunungsitoli.
4 jemaah asal Kabupaten Serdang Bedagai.
Masing-masing 1 jemaah asal Kota Medan dan Kota Binjai.
Di antara ratusan jemaah tersebut, tercatat jemaah termuda berusia 19 tahun dan jemaah tertua berusia 80 tahun, di mana keduanya merupakan warga asal Kabupaten Batubara.
Jadwal Penerbangan dan Fasilitas Jemaah
Pesawat yang membawa rombongan Kloter 4 dijadwalkan lepas landas (take off) dari Bandara Kualanamu pada pukul 13.05 WIB siang dengan tujuan langsung ke Madinah. Penerbangan ini dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia menggunakan armada sewa Airbus A330-300 untuk mendukung kelancaran operasional haji tahun ini.
Sebelum keberangkatan, PPIH memastikan seluruh jemaah telah menerima hak-hak mereka, termasuk ‘Living Cost’ Uang saku sebesar 750 Riyal untuk biaya hidup di Tanah Suci.
Kartu Nusuq: Identitas digital wajib untuk akses masuk ke area suci.
Layanan Kesehatan: Fokus khusus bagi 195 jemaah kategori berisiko tinggi (risti) agar tetap terpantau selama perjalanan.
Pemberangkatan Kloter 4 ini berjalan lancar dan menambah total jemaah asal Sumatera Utara yang telah bertolak ke Arab Saudi menjadi sekitar 1.423 orang.
(Hza)





