Kecewa Atas Kebijakan Walikota Sorong, Warga Palang Kantor Kelurahan Giwu

SORONG | bongkarnews.com – Kecewa dengan kebijakan Walikota Sorong, Drs Ec Lambert DJitmau MM yang mengangkat kepala Kelurahan Giwu yang baru pada tanggal 15 Agustus 2018, Warga 17 RT dan 3 RW yang bermukim di jalan Makbon, Kilo 12 masuk kota Sorong memalang kantor Kelurahan Giwu Senin (20/9/2018) 10.00 WIT.

Dalam aksi tersebut warga menuntut Walikota Sorong agar segera melakukan klarifikasi SK pelantikan kepala kelurahan Giwu yang baru dan harus digantikan dengan Yosina Nauw S,Sos yang sebelumnya menjabat Plt kepala kelurahan Giwu selama 1 tahun delapan bulan.

Bacaan Lainnya

Jhon Malibela kordinator aksi yang ditemuai di lokasi pemalangan mengatakan, warga di 17 RT dan 3 RW yang ada di kelurahan Giwu sangat kecewa dengan SK pelantikan kepala kelurahan yang turun kepada orang lain dan bukan kepada Yosina Nauw.

“Kami warga memang sangat kecewa dengan kebijakan Walikota Sorong, seharusnya Bapak Walikota bisa bijaksana dalam mengambil suatu keputusan,”ujar Jhon.

Lanjut Jhon, warga yang ada di kelurahan Giwu lebih memilih Ibu Yosina Nauw karena beliau selama menjabat sebagai Plt Kepala kelurahan Giwu ini dia (yosina) sangat proaktif dalam pelayanan pemerintahan dan dekat sekali dengan warga.

Warga 17 RT dan 3 RW di distrik Giwu yang juga pemilik Hak ulayat dari Marga Malaseme Klaum mengancam apabila tuntutan warga tidak di penuhi maka warga akan menutup kantor kelurahan Giwu untuk selama-lamanya dan memalang akses jalan menuju TPA.

“Kalau tuntutan kami tidak di penuhi kami akan memalang kantor distrik ini sampe selama- lamanya dan memalang jalan menuju tempat sampah, jadi buang samph di kota saja,” ujar Jhon.

Dalam aksi pemalangan tersebut dikawal pihak keamanan dari Polsek Sorong Timur serta kepala distrik Klaurung Saul Salosa yang menerima aspirasi warga.

Kami sudah menerima aspirasi warga dan hal ini bukan kewenangan kami tingkat distrik maka selanjutnya kami akan menyampaikan kepada Walikota Sorong, Ujar Kepala distrik Saul Salosa yang menerima aspirasi warga.(tim)

Pos terkait