Sitename

Description your site...

Judi Bermodus Gelper di Batam, Terkesan Kebal Hukum

27898 KALI DIBACA
Judi Bermodus Gelper di Batam, Terkesan Kebal Hukum

BATAM | Bongkarnews.com – Gelanggang permainan (Gelper) di kota Batam, Kepri yang beroperasi di 3 titik terkesan kebal hukum. Anehnya lagi berkali kali dirazia pihak kepolisian, namun tetap buka kembali.

Arena show yang digemari kalangan masyarakat doyan judi itupun seakan sudah terbiasa, bahkan merambah ke semua kalangan. Jika kita telusuri hampir semua masyarakat lokal tahu keberadaan arena Gelper itu.

Seperti halnya 2 lokasi di arena Nagoya Golden Game, Lucy City Zone, pasar Pujabahari lantai 2 dan 1 lokasi di Batu Aji kawasan Mitra Mall.(Foto Utama Atas)

Simak video lokasi Galper dibawah ini

VID-20180411-WA0030

Beredar kabar pengusaha asal negri jiran Malaysia si pengelola arena judi tersebut diduga kebal hukum. Bahkan dikabarkan lagi pengusaha tersebut lihai dalam hal lobi-lobi. Inilah yang membuat bisnis haram dengan Omzet puluhan juta perhari ini tetap eksis hingga kini.

Mesin adu ketangkasan ini jelas merusak moral, apalagi sudah dikenal oleh generasi muda. Tak pelak lagi menjadi candu, bersifat untung-untungan.

Pantauan media ini dilokasi Gelper Stella Indah Zone di kawasan Ruko Plaza Mitra Mall, usaha tersebut cukup ramai pengunjung. Namun wartawan yang melakukan liputan dilokasi tersebut dikejutkan dengan dua kubu yang ribut berebut penukaran hadiah dari pemain, namun hingga jam 23.30 WIB kejadian bentrokanpun tidak ada terjadi dilokasi tersebut.

Sementara pantauan dilokasi Nagoya Lucy Zone dan Golden Zone tampak ramai pengunjung, namun untuk penukaran hadiah seperti rokok lebih tersembunyi.Lokasi tersebut tampak dijaga oleh orang-orang tertentu, sehingga media ini tidak bisa mengambil gambar didalam lokasi.

Hingga berita ini terbit, Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki ketika dikirimkan vidio keributan dua kubu dilokasi gelper melalui telpon selulernya belum mendapatkan tanggapan serius untuk terhadap aktivitas gelper bermoduskan perjudian tersebut.

“Terima kasih atas informasinya”Tulis Kapolresta Barelang melalui telpon selulernya.

Ditempat terpisah, media ini mencoba untuk melakukan konfirmasi kepada pengusaha Malaysia tersebut tentang legalitas perijinan usahanya, namun hingga saat ini belum dapat klarifikasi.

Begitu juga pihak BPM-PTSP kota Batam hingga kini masih bungkam terkait izin apa yang dikeluarkan terhadap aktivitas usaha tersebut.(Ro)